Menyamakan Persepsi wujudkan Pariwisata Unggul Kabupaten Lebak
ASKARA - Rapat Koordinasi Penggiat Pariwisata Kabupaten Lebak mengangkat tema Sinergi Antara Pemerintah Daerah dan Penggiat Kepariwisataan untuk Membangun Wisata yang Berkualitas digelar pada Selasa (4/2) di Wisma Sugri.
Rakor bertujuan membangun sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder kepariwisataan serta para penggiat pariwisata di Kabupaten Lebak.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin mengapresiasi antusiasme para stakeholder dan penggiat pariwisata yang hadir. Menurutnya, untuk mewujudkan visi misi pariwisata Lebak dibutuhkan sinergi antar semua unsur baik OPD, stakeholder maupun komunitas untuk mengawal visi dan misi.
''Dibutuhkan sinergi yang kuat antar semua unsur baik OPD maupun komunitas serta stakeholder untuk mengawal visi misi Lebak sebagai destinasi wisata unggulan berbasis potensi lokal,'' jelas Imam.
Rakor yang diikuti sebanyak 50 peserta terdiri dari 11 OPD dan 14 komunitas dan stakeholder kepariwisataan diisi dengan diskusi bersama narasumber mantan Kepala Dinas Pariwisata Banten Dr. Moh Ali Fadillah dan Sekretaris DPD Asita Banten Irwan Tamrin.
Dari 11 destinasi priwisata strategis di Banten, tiga di antaranya berlokasi di Kabupaten Lebak yaitu Pantai Bagedur, Pantai Sawarna, dan Baduy. Ketiganya juga ada dalam Seven Wonders of Banten.
Ali Fadillah menyebut perlunya penguatan destinasi wisata baru dengan menerapkan konsep Sustainable Tourism Development yang tujuan akhirnya memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.
Sementara dalam konsep Tourismpreneurship, Irwan Tamrin mengatakan bahwa kegiatan kewirausahaan yang berkaitan dengan pariwisata di suatu daerah harus berjalan beriringan dengan pengembangan potensi wisata di wilayah tersebut. Yang berdampak mengurangi tingkat kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjadi landasan pelestarian lingkungan dan budaya setempat.
Imam menambahkan, dibutuhkan kesadaran dari seluruh unsur pendukung pariwisata untuk mewujudkan pariwisata unggulan dengan menyamakan persepsi dan mindset tentang visi misi bupati.
''Dengan adanya seluruh unsur pendukung pariwisata eksekutif, legislatif, masyarakat, penggiat, pengusaha dan media massa khususnya media online. Visi pariwisata unggulan optimis dapat kita realisasikan,'' pungkasnya. (dispar.bantenprov/why)

Komentar