Selasa, 16 Juni 2026 | 04:29
NEWS

Alasan Natuna Dipilih Jadi Tempat Isolasi WNI

Alasan Natuna Dipilih Jadi Tempat Isolasi WNI
Peta penyebaran virus corona di Kota Wuhan (Jobtube.cn)

ASKARA - Pemerintah Indonesia mulai melakukan proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Proses evakuasi dilakukan dengan melepas tim evakuasi secara resmi di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/2) yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Rencananya, WNI yang telah tiba di Indonesia dari Wuhan terlebih dahulu dilakukan observasi atau karantina. Lokasinya berada di wilayah yang jauh dari permukiman penduduk ramai yakni di Natuna, Kepulauan Riau.   

''Dari TNI mendukung proses pemulangan saudara-saudara kita dari Wuhan menuju Indonesia dengan memberikan sarana prasarana untuk mendukung protokoler kesehatan itu sendiri. Protokol kesehatan di antaranya yang kita harus penuhi, kita memiliki tempat isolasi yang jauh dari penduduk dan yang terbaik dan terpilih adalah wilayah Natuna,'' jelas Hadi.

Lanjutnya, Natuna merupakan pangkalan militer dengan fasilitas rumah sakit yang dikelola oleh tiga angkatan TNI. Tak hanya itu, Natuna juga dipilih karena memiliki runway yang berdekatan dengan lokasi isolasi. Disebutnya, lokasi isolasi tersebut mampu menampung hingga 300 orang.

''Sehingga nanti saudara-saudara kita yang datang langsung turun dari pesawat masuk ke tempat penampungan mereka. Mampu menampung sampai dengan 300 (orang) dilengkapi seluruh kebutuhan MCK termasuk dapur lapangan,'' ujar Hadi.

Lokasi proses isolasi juga cukup jauh dari permukiman penduduk maupun dermaga.  

''Sedangkan jarak dari hanggar atau kita katakanlah gedung atau hanggar itu sampai ke tempat penduduk kurang lebih di atas mungkin antara lima sampai enam kilometer. Kemudian menuju ke SP di sana ada dermaga itu juga kurang lebih lima kilometer,'' papar Hadi.

Kondisi tersebut pun dinilai sudah memenuhi syarat protokol kesehatan. Diharapkan seluruh WNI yang sudah melewati proses isolasi dapat kembali ke keluarganya dengan status negatif dari virus corona.

''Sehingga dari hasil penilaian itu memenuhi syarat untuk protokol kesehatan. Sehingga Natuna dipilih sebagai tempat transit sementara sampai dengan dinyatakan bebas bisa bertemu dengan keluarga,'' kata Hadi.

Untuk proses pemulangan WNI dari Wuhan, TNI terus memantau pergerakan dari pesawat yang digunakan pada hari ini yakni Airbus A330-300. Diketahui, perjalanan dari Indonesia memakan tujuh jam hingga tiba di Wuhan.

''Dengan memberikan frekuensi militer dan oleh oprator kepada pilot dengan frekuensi tertentu yang kita bisa memonitor apa yang sedang dilaksanakan dari udara China menuju ke wilayah udara Indonesia dan terus kita pantau sampai pendaratan,'' sambung Hadi.

Dia pun berharap agar proses evakuasi WNI dapat terlaksana dengan baik.

''Saya mohon doa restunya dari seluruh rekan media untuk terlaksananya kegiatan ini aman dan lancar,'' demikian Hadi. 

Komentar