Yuk Kunjungi Hotel Paling Legendaris di Medan
ASKARA - Hotel Grand Inna Dharma Deli merupakan salah satu hotel di Medan peninggalan zaman Hindia Belanda yang memiliki nilai sejarah.
Grand Inna Dharma Deli menjadi salah satu heritage yang ada di Kota Medan. Hotel ini merupakan penggabungan dua unit hotel yaitu Hotel Wisma Deli dan Hotel Dharma Bakti.
Eks. hotel yang dibangun pada tahun 1898 oleh pengusaha Belanda bernama Aeint Herman de Boer. Dulunya bangunan ini bernama NV. Hotel Mijn de Boer namun lebih dikenal dengan nama Hotel de Boer.
Pembangunan Hotel de Boer awalnya hanya terdiri dari restoran, bar, dan tujuh kamar. Lalu pada tahun 1909 dilakukan penambahan kamar menjadi 40. Bangunan eks Hotel de Boer masih dipertahankan sampai saat ini. Posisinya berada di bagian tengah yang berlantai dua dan memiliki 51 kamar. Pada 14 Desember 1957, dalam rangka nasionalisasi perusahaan-perusahaan milik Belanda, Hotel NV. Mijn de Boer diambil alih pemerintah Indonesia.
Hotel de Boer pada zaman kolonial pernah dihuni oleh tamu-tamu kehormatan pemerintah Belanda dan artis-artis barat yang terkenal seperti Raja Leopold II dari Belgia dan Mata Hari, mata-mata wanita tersohor.
Bangunan Hotel yang merupakan warisan Belanda sama sekali tidak ada perubahan dalam bentuk arsitektur namun hanya pengecatan dan penggantian keramik lantai yang mulai rusak. Akan tetapi kesan bangunan tempo dulu masih dipertahankan dengan baik. Hotel ini mememiliki nilai lebih dan bukan hanya sekadar tempat menginap tetapi pengunjung juga dapat melihat bangunan bersejarah yang masih terjaga dengan baik dan mendapatkan informasi tentang sejarah tentang bangunan hotel. (Pariwisata.pemkomedan/Why)

Komentar