WHO Deklarasikan Kondisi Darurat Akibat Penyebaran Virus Corona
ASKARA - World Health Organization (WHO) resmi mendeklarasikan penyebaran virus corona sebagai keadaan darurat masyarakat internasional.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom menekankan hal tersebut lantaran virus corona kini semakin massif menyebar ke negara-negara selain Tiongkok.
Deklarasi keadaan darurat atas kondisi hadirnya virus corona adalah untuk membatasi penyebarannya di negara-negara lain. Bahkan, Tiongkok telah menyelamatkan nasib penduduk dunia.
Seperti diketahui, dari total yang terkonfirmasi terjangkit corona sebanyak 9.320 orang hanya 98 orang yang terjangkit di negara-negara lain atau di luar Tiongkok.
''Selama ini kami belum melihat adanya kematian di luar Tiongkok. Oleh karenanya kami harus berterima kasih kepada China,'' ujar Tedros, Jumat (31/1).
Meski jumlah pengidap corona di luar Tiongkok terbilang kecil, namun Tedros menegaskan dunia harus bertindak agar penyebaran virus berbahaya itu tidak berlanjut.
''Kita harus bertindak bersama sekarang untuk membatasi penyebaran lebih lanjut,'' katanya.
Yang dikhawatirkan WHO saat ini adalah penyebaran corona ke negara-negara yang lemah akan pencegahan.
''Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lemah, dan tidak siap untuk menghadapinya,'' ujar Tedros.
Tedros pun kembali menegaskan bahwa keputusan dan ungkapannya tersebut bukan maksud menyinggung Tiongkok dalam menghadapi adanya virus.
''Keputusan ini bukan (maksud ungkapan) suara tidak percaya terhadap Tiongkok,'' kata dia.
Atas peringatan darurat ini, WHO meminta seluruh negara untuk tidak mengganggu atau membatasi perjalanan serta perdagangan internasional di tengah merebaknya corona.
''Tidak ada alasan untuk bertindak yang tidak perlu menganggu perjalanan dan perdagangan internasional,'' ujar Tedros.
Selain itu, Tedros juga meyakini Tiongkok mampu lepas dari jeratan virus berbahaya itu atas semua usaha dan upaya yang luar biasa dalam menanggulangi saat ini. Meskipun diakui Tedros virus tersebut berdampak buruk terhadap perekonomian Negeri Tirai Bambu.
''Tiongkok akan diberi selamat atas tindakan yang luar biasa yang dilakukannya dalam menanggulangi wabah ini, meskipun ada dampak bagi sosial dan ekonomi yang parah terhadap Tiongkok,'' jelasnya.

Komentar