Pasukan Garuda Emban Misi Negara di Kongo
ASKARA - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto diwakili Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto memimpin upacara pemberangkatan 175 prajurit yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO bertempat di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (30/1).
Panglima TNI menyampaikan selamat kepada para prajurit yang telah mendapatkan kehormatan sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas internasional yang tergabung dalam misi Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB.
Tugas yang diemban para prajurit sarat dengan misi negara baik dari aspek militer, politik, diplomasi maupun budaya. Misi tersebut menjadikan para prajurit berkewajiban menjaga nama baik dan kehormatan bangsa dan negara. Untuk itu, tugas harus dilaksanakan dengan penuh semangat, dedikasi dan loyalitas, serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan kesiapsiagaan.
Para prajurit harus mampu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di wilayah tugas. Pembekalan dan pelatihan yang telah diterima agar menjadi acuan sehingga dapat memperkecil peluang terjadinya insiden yang tidak perlu dalam pelaksanaan tugas. Pengalaman tugas dari satuan satuan terdahulu termasuk dari satuan negara lain dapat dijadikan pelajaran penting untuk pengembangan keberhasilan tugas. Penugasan ke Misi PBB juga harus dapat dijadikan momen bagi para prajurit memperluas wawasan dan pengetahuan. Keberhasilan tugas Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO sangat menentukan citra dan prestasi, serta keberlanjutan misi-misi perdamaian Indonesia di masa mendatang.
Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO akan menggantikan Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO yang saat ini dalam proses kembali ke Tanah Air dari Kongo, Afrika. Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO terdiri dari 153 TNI AD, 17 TNI AL dan lima TNI AU dengan mainbody pasukan dari Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti Padang-Sumatera Barat di bawah komando Letkol Czi M.P.Sibuea sebagai dansatgas.

Komentar