Senin, 08 Juni 2026 | 12:55
NEWS

Stok Masker WNI di China Habis, Masyarakat Diminta Bantu Doa

Stok Masker WNI di China Habis, Masyarakat Diminta Bantu Doa
Ilustrasi masker. (Foto topicks.jp)

ASKARA – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) untuk China, Djauhari Oratmangun memastikan, pihaknya hingga saat ini terus berkomunikasi secara intensif dengan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di China.

Hasilnya, saat ini seluruh WNI di China kehabisan masker. Melalui surat pada Senin (27/1/2020) bernomor 0108/UM/K/01/10/01 yang memberikan penjelasan perihal Permohonan Bantuan Masker untuk WNI di RRT Mengantisipasi Wabah Corona Virus.

Dalam surat yang ditandangani Djauhari tersebut, menyebutkan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden RI maka KBRI Beijing merencanakan untuk mengirimkan bantuan logistik termasuk masker kepada WNI di daerah terdampak di wilayah Wuhan Provinsi Hubei dan sekitarnya.

KBRI Beijing pun meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dapat mengirimkan bantuan masker jenis N95 sebanyak 10.000 buah, yang langsung direspons BNPB dengan mengirim masker N95. Rencananya, pengiriman masker tersebut akan dilakukan pada esok hari, Rabu (29/1/2020) menggunakan maskapai Garuda.

"Menggunakan Garuda untuk pengirimannya menuju Beijing, sejak kemarin kita komunikasi dengan BNPB,” ujar Djauhari saat dihubungi Askara, Selasa (28/1/2020).

Untuk saat ini, kata dia, WNI di China hanya kekurangan logistik berupa masker saja. Sementara logistik jenis lainnya dinilai cukup atau masih tersedia di China.

"Hanya masker, karena itu yang berkurang. Kalau yang lain masih bisa di dapatkan di sini (China)," ujar Djauhari.

Pemerintah pantau WNI di China dengan ketat 

Djauhari menekankan, yang menjadi prioritas pemerintah Indonesia saat ini adalah nasib dan kondisi para WNI di kota-kota yang terdampak virus corona, mereka harus dipastikan aman baik dari segi kesehatan maupun cara bertahan hidup.

"Yang jelas WNI di Tiongkok dan khususnya Wuhan dan sekitarnya menjadi prioritas saat ini. Kita akan terus lindungi dan bantu mereka mulai dari ketersediaan logistik. Tolong dibantu dengan doa," tuturnya.

Djauhari juga meminta agar masyarakat maupun media di Indonesia memberikan informasi positif untuk mendukung para WNI di China untuk bisa terbebas dan selamat dari tersebarnya Virus Corona.  

"Informasi yang positif agar tetap mendukung dan menjaga semangat saudara dan adik-adik kita yang di Wuhan dan kota-kota Provinsi Hubei," tandasnya. 

Komentar