Selasa, 16 Juni 2026 | 04:33
NEWS

Meningkat Drastis, Pengidap Virus Corona di Tiongkok Mencapai 4.547 Orang

Meningkat Drastis, Pengidap Virus Corona di Tiongkok Mencapai 4.547 Orang
Ilustrasi (Suara/Shutterstock)

ASKARA - Virus Corona yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok kini terus menjalar. 

Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) Cabang Wuhan melaporkan, pengidap virus tersebut sudah mencapai dua ribuan orang di seluruh Republik Rakyat Tiongkok RRT).

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (28/1), PPI Tiongkok mendapatkan informasi dari National Health Commission RRT bahwa pengidap virus corona di RRT kini telah mencapai 2.823 orang yang dupdate pada Senin (27/1) pukul 14.00 waktu Wuhan.

''Dengan jumlah pasien yang meninggal sebanyak 81 orang, sehingga Pemerintah China menutup akses masuk dan keluar di 14 kota di Provinsi Hubei,'' tulis PPIT Wuhan.

Sementara pada hari ini per pukul 13.25 waktu Wuhan, jumlah total pengidap corona meningkat drastis sebanyak 4.547 orang. Yang berhasil dipulihkan sebanyak 60 orang, selain itu yang masih diduga terjangkit sebanyak 6.973 orang dan korban meninggal dunia 106 orang.

PPIT Wuhan juga telah mendata saat ini seluruh mahasiwa dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Hubei sebanyak 244 orang. Di antaranya tersebar di beberapa kota yakni Wuhan, Xianning, Huangshi, Jingzhou, Xianyang, dan Enshi.

Dalam menjalin komunikasi dengan para mahasiwa dan WNI, PPIT melalui ketua ranting masing-masing mengabarkan mereka dalam kondisi sehat atau negatif dari corona.

Tak hanya itu, PPIT juga secara aktif berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, Kementerian Luar Negeri, Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) melalui grup perpesanan WeChat untuk mempermudah komunikasi dan konsultasi.

PPIT Wuhan dan KBRI Beijing saat ini juga tengah berupaya memenuhi persediaan logistik bagi para WNI yang berada di Wuhan dan sekitarnya. Diketahui, langkah untuk memenuhi persediaan tersebut dari KBRI adalah mengirimkan pendanaan melalui WechatPay ke akun ketua ranting masing-masing.

Selain itu, PPIT Wuhan, ketua ranting serta KBRI juga telah melakukan rapat koordinasi pada Senin kemarin membahas perkembangan evakuasi. Hal ini pun masih dimatangkan dengan melakukan koordinasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga Pemerintah Kota Wuhan dan Provinsi Hubei.

PPIT Wuhan mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak akurat. Dengan ini, masyarakat Indonesa diharapkan lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi mengenai keadaan mahasiswa Indonesia di Wuhan. 

PPIT Wuhan juga menyediakan narahubung untuk bisa dikonfirmasi kebenaran berita terkait kondisi Wuhan saat ini. Di antaranya bisa menghubungi PPIT Jane melalui akses WhatsApp di nomor 082238831045 dan Rifqa di nomor 082386487066. Sementara itu Hotline PWNI-BH di nomor 081290070027.

Komentar