Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:42
NEWS

Belum Sempat Diusut Tuntas, KMP Batumandi Keburu Tenggelam Di Perairan Merak!

Belum Sempat Diusut Tuntas, KMP Batumandi Keburu Tenggelam Di Perairan Merak!
KMP Batumandi Keburu Tenggelam Di Perairan Merak (dok.askara)

ASKARA | Belum sempat polisi mengusut tuntas penyebab kebakaran hebat yang melahapnya, KMP Batumandi justru sudah keburu tenggelam di perairan Merak, Kota Cilegon.

Peristiwa dramatis ini terjadi beruntun. Pada Selasa sore (20/10) pukul 16.30 WIB, KMP Batumandi terbakar hebat saat hendak sandar di Pelabuhan Eksekutif Merak. Beruntung, 420 penumpang dan seluruh ABK berhasil diselamatkan berkat aksi heroik nelayan setempat yang langsung menerjang kobaran api dengan perahu-perahu kecil mereka.

Polda Banten melalui Kabid Humas Kombes Maruli A Hutapea saat itu menyatakan masih menunggu proses pendinginan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. Diduga ada faktor teknis hingga dugaan unsur kesengajaan yang masih didalami Korpolair Baharkam Polri.

Namun, belum sempat proses olah TKP dilakukan, kabar mengejutkan datang pada Rabu malam (21/10) pukul 20.54 WIB. Kapal yang sudah dalam kondisi rusak berat akibat terbakar itu dilaporkan terbalik hingga akhirnya tenggelam di perairan Merak.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membenarkan insiden tenggelam tersebut.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menyampaikan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan lokasi bangkai kapal tidak mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas pelayaran di Selat Sunda yang padat tersebut.

"Selanjutnya, ASDP akan berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses pengangkatan kapal melalui operasi salvage," ujar Windy.

Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Korpolair Baharkam Polri bersama Polda Banten tengah mendalami penyebab kebakaran, baik faktor teknis maupun dugaan adanya unsur kesengajaan.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli A Hutapea, menyatakan pihaknya masih menunggu proses pendinginan kapal sebelum melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap kronologis pasti kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas maritim masih terus mengamankan area alur pelayaran sembari menanti keterangan teknis lebih lanjut.

Editor: Husnie