ASKARA - Minggu pagi biasanya menjadi waktu masyarakat Jakarta menikmati ruang publik untuk berolahraga dan melepas penat. Namun, suasana berbeda terlihat di kawasan Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.
Di tengah ramainya aktivitas Car Free Day (CFD), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DKI Jakarta bersama Kantor Imigrasi Jakarta Timur hadir langsung menyapa masyarakat melalui layanan paspor, senam bersama, serta berbagai bentuk apresiasi kepada warga.
Kehadiran layanan keimigrasian di ruang publik tersebut mendapat perhatian masyarakat. Warga yang awalnya datang untuk berolahraga dapat sekaligus memperoleh informasi mengenai layanan paspor dan memanfaatkan pelayanan yang disediakan petugas Imigrasi.
Untuk layanan paspor, Kantor Imigrasi Jakarta Timur menyediakan 70 kuota pemohon, terdiri atas 60 kuota melalui M-Paspor dan 10 kuota bagi pemohon walk-in. Penyediaan kuota tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses pelayanan keimigrasian.
Konsep pelayanan di tengah CFD juga memberikan pengalaman tersendiri bagi masyarakat. Suasana pelayanan berlangsung lebih santai karena masyarakat dapat berinteraksi dengan petugas tanpa meninggalkan aktivitas akhir pekan mereka.
Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut menilai kehadiran layanan paspor di lokasi CFD memberikan kemudahan tersendiri. Masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai prosedur pelayanan, tetapi juga dapat berkonsultasi secara langsung mengenai kebutuhan paspor.
Bagi warga, pelayanan seperti ini dinilai menunjukkan bahwa pemerintah semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran petugas di ruang publik membuat informasi mengenai layanan keimigrasian terasa lebih mudah dijangkau, terutama bagi warga yang selama ini masih memiliki pertanyaan mengenai mekanisme pengurusan paspor.
Selain layanan paspor, masyarakat juga diajak menjaga kebugaran melalui senam bersama. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, sehingga interaksi antara petugas dan warga tidak terasa kaku seperti pelayanan administratif pada umumnya.
Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur beserta jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta. Kehadiran pimpinan dan petugas secara langsung menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan publik dapat dikemas dengan pendekatan yang lebih humanis. Masyarakat bukan hanya ditempatkan sebagai penerima layanan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam membangun kualitas pelayanan pemerintah.
Momentum CFD dipilih karena menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat yang ramai pada akhir pekan. Dengan hadir di tengah aktivitas warga, jajaran Imigrasi dapat menyampaikan informasi secara langsung sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat terkait pelayanan keimigrasian.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara pelayanan, kesehatan, dan kebersamaan. Senam bersama menjadi simbol bahwa aparatur pemerintah dan masyarakat dapat bertemu dalam suasana yang sehat, terbuka, dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan Minggu pagi itu tidak berhenti pada pelayanan administratif. Apresiasi yang diberikan kepada masyarakat turut menciptakan suasana positif, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas antusiasme warga yang mengikuti kegiatan.
Bagi jajaran Imigrasi, pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kemudahan akses, komunikasi yang terbuka, serta sikap ramah petugas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan keimigrasian.
Suasana CFD Wisma KEIAI akhirnya menjadi lebih dari sekadar tempat masyarakat berolahraga. Ruang publik tersebut berubah menjadi tempat bertemunya pelayanan pemerintah dengan kebutuhan warga secara langsung.
Dalam perspektif pengabdian, setiap pelayanan yang diberikan dengan ketulusan pada hakikatnya merupakan bentuk ikhtiar untuk memberikan manfaat kepada sesama. Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Imigrasi DKI Jakarta dan Imigrasi Jakarta Timur, yang berupaya menghadirkan pelayanan dengan cara yang lebih dekat, ramah, dan manusiawi.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Imigrasi berharap masyarakat semakin mengenal berbagai layanan keimigrasian sekaligus mendapatkan pengalaman pelayanan yang mudah dan menyenangkan.
Pelayanan yang dekat dengan masyarakat bukan hanya memudahkan urusan administrasi, tetapi juga membangun kepercayaan. Ketika pelayanan dilakukan dengan niat baik dan penuh tanggung jawab, semoga setiap langkah pengabdian menjadi amal yang membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.