Senin, 05 Oktober 2026 | 15:14
NEWS

Mantan Dandim Jayawijaya, Bupati Atenius Murip Hadiri HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Mantan Dandim Jayawijaya, Bupati Atenius Murip Hadiri HUT ke-81 TNI di Cilangkap
Mantan Dandim Jayawijaya, Bupati Atenius Murip ketika menghadiri HUT ke-81 TNI di Cilangkap (Dok Askara)

ASKARA - Ada suasana berbeda bagi Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. ketika menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Atenius datang bukan sebagai orang yang asing dengan kehidupan militer. Sebelum dipercaya memimpin Kabupaten Jayawijaya, ia merupakan prajurit Kopassus TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel (Purn).

Dalam perjalanan pengabdiannya di TNI AD, Atenius pernah menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya. Ia juga pernah dipercaya menjalankan tugas sebagai pilot helikopter VIP TNI AD.

Kini, seragam dan tugasnya telah berubah. Dari seorang prajurit yang menjalankan tugas pertahanan dan keamanan, Atenius mengemban amanah sebagai kepala daerah yang bertanggung jawab terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Namun, momentum HUT ke-81 TNI menjadi ruang untuk kembali bertemu dengan institusi yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya.

Kehadiran Atenius di Mabes TNI Cilangkap juga berlangsung di tengah upacara yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto selaku inspektur upacara.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo menegaskan kembali pentingnya hubungan antara TNI dan rakyat. TNI, kata Presiden, sejak kelahirannya tidak pernah terpisahkan dari rakyat dan harus terus hadir ketika masyarakat menghadapi berbagai kesulitan.

Pesan tersebut memiliki makna tersendiri bagi Atenius yang pernah menjalani pengabdian sebagai prajurit di Papua. Pengalaman berada di lingkungan TNI menjadi bagian dari perjalanan yang kini dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat Jayawijaya.

Sebagai mantan Dandim 1702/Jayawijaya, Atenius tentu memiliki pengalaman langsung mengenai dinamika kehidupan masyarakat dan tantangan pembangunan di wilayah tersebut.

Kini, dari posisi sebagai bupati, pengabdiannya berlangsung dalam ruang yang berbeda. Orientasinya tetap bertumpu pada kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

HUT ke-81 TNI pun menjadi semacam pertemuan kembali dengan masa lalu pengabdiannya. Seorang mantan prajurit hadir di tengah para prajurit, membawa pengalaman panjang dari dunia militer sekaligus amanah baru sebagai pemimpin daerah.

"Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga TNI semakin kuat, profesional dan senantiasa dekat dengan rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Atenius.

Bagi Atenius, perjalanan pengabdian boleh berganti ruang dan tanggung jawab. Namun semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan masyarakat tetap menjadi benang merah yang menghubungkan masa lalu sebagai prajurit dengan tugasnya hari ini sebagai Bupati Jayawijaya.

 

Editor: Caecilia Eersta