Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:33
NEWS

Plt Kajati Sulut Sambangi Kejari Manado, Cek Langsung Kondisi Personel dan Pelayanan

Plt Kajati Sulut Sambangi Kejari Manado, Cek Langsung Kondisi Personel dan Pelayanan
Plt Kajati Sulut sambangi Kejari Manado (Dok Askara)

ASKARA - Di tengah kesibukan menjalankan agenda kedinasan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, menyempatkan diri turun langsung melihat kondisi jajaran Kejaksaan Negeri Manado, Jumat (2/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi kunjungan kerja perdana Plt Kajati Sulut ke Kejaksaan Negeri Manado. Usai menunaikan salat Jumat, Ferrytass tiba di kantor Kejari Manado dan disambut Kepala Kejaksaan Negeri Manado, Fanny Widyastuti, S.H., M.H., bersama jajaran.

Tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial, kehadiran pimpinan Kejati Sulut dimanfaatkan untuk melihat dari dekat bagaimana personel Kejari Manado menjalankan tugas sehari-hari, termasuk kondisi lingkungan kerja, fasilitas pendukung hingga pelayanan kepada masyarakat.

Ferrytass meninjau sejumlah bagian kantor sekaligus mengamati aktivitas yang berlangsung di lingkungan Kejari Manado. Dari peninjauan tersebut, pimpinan mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi faktual satuan kerja yang berada di bawah koordinasi Kejati Sulut.

Kantor Kejari Manado yang berada di Jalan Ring Road GPI, Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, tergolong masih relatif baru. Aktivitas perkantoran di lokasi tersebut mulai berlangsung sejak Februari 2026.

Gedung itu berada berdampingan dengan Kantor DPRD Kota Manado. Kondisi tersebut menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam kunjungan, terutama berkaitan dengan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung mobilitas serta aktivitas personel.

Bagi Ferrytass, melihat langsung kondisi lapangan menjadi bagian penting dalam memahami kebutuhan jajaran. Sebab, pelaksanaan tugas penegakan hukum tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, tetapi juga lingkungan kerja dan fasilitas yang mampu menunjang pelaksanaan tugas secara optimal.

Selain fasilitas, perhatian juga diberikan kepada personel dan aktivitas pelayanan publik. Interaksi langsung dengan jajaran menjadi ruang untuk mendengarkan sekaligus mengevaluasi berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.

Bagi Kejari Manado, kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi antara satuan kerja dengan pimpinan Kejati Sulut. Pertemuan langsung diharapkan memperkuat koordinasi dan kesamaan langkah dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Nilai profesionalisme, integritas dan disiplin menjadi bagian penting dalam penguatan organisasi. Karena itu, komunikasi antara pimpinan dan jajaran di lapangan dinilai tidak hanya diperlukan untuk mengevaluasi kekurangan, tetapi juga memastikan setiap personel memahami tanggung jawabnya.

Ada suasana berbeda dalam kunjungan tersebut. Agenda kedinasan itu berlangsung bertepatan dengan Hari Batik Nasional, yang diperingati setiap 2 Oktober.

Busana batik yang dikenakan Plt Kajati Sulut menjadi bagian dari suasana hari itu. Di tengah aktivitas penegakan hukum dan rutinitas birokrasi, batik mengingatkan bahwa kerja profesional sebagai aparatur negara juga berjalan berdampingan dengan penghormatan terhadap identitas dan kekayaan budaya Indonesia.

Kunjungan kerja pun berakhir dengan pesan yang sederhana tetapi penting: organisasi yang kuat tidak hanya dibangun dari kebijakan di tingkat pimpinan, tetapi juga dari perhatian terhadap personel, fasilitas kerja, koordinasi dan pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.

 

Editor: Caecilia Eersta