Habibie Teguh Zaelani Terpilih Pimpin Elpala SMA 68 Jakarta
ASKARA - Musyawarah Besar (Mubes) Elpala SMA 68 Jakarta yang berlangsung di SMA Negeri 68 Jakarta, Kamis (13/8/2026), menetapkan Habibie Teguh Zaelani sebagai Ketua Elpala SMA 68 Jakarta.
Dalam forum tersebut, Muhammad Rasha Arda Pratama terpilih sebagai Wakil Ketua Elpala SMA 68 Jakarta. Keduanya dari Anhkatan 41 Deras Ci Parakatih dipercaya membawa organisasi pencinta alam SMA 68 Jakarta melanjutkan kiprah dan tradisi Elpala dalam kegiatan kepencintaalaman, pendidikan lingkungan serta pembentukan karakter siswa.
Terpilihnya kepengurusan baru menjadi bagian penting dalam regenerasi Elpala SMA 68 Jakarta. Mubes tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk melanjutkan nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi organisasi, seperti kedisiplinan, keberanian, kepedulian terhadap lingkungan, solidaritas dan tanggung jawab.
Penyerahan NRP bagi Anggota Penuh
Dalam kesempatan yang sama, Mubes Elpala juga diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pemberian Nomor Registrasi Pokok (NRP) kepada anggota yang telah memenuhi tahapan dan melaksanakan ekspedisi atau Langlangbuana.
Pemberian NRP menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan keanggotaan Elpala. Para anggota yang menerima SK NRP sekaligus mendapatkan pin khusus sebagai tanda bahwa mereka telah menjadi anggota penuh Elpala SMA 68 Jakarta.
Momentum tersebut menjadi simbol bahwa proses pendidikan dan penggemblengan anggota Elpala tidak hanya berhenti pada kegiatan di sekolah. Pengalaman ekspedisi atau Langlangbuana menjadi bagian dari proses pembentukan mental, kedisiplinan, keberanian, solidaritas serta tanggung jawab terhadap organisasi dan lingkungan.
Pendiri Elpala SMA 68 Jakarta, Dar Edi Yoga, menyampaikan ucapan selamat kepada Habibie Teguh Zaelani dan Muhammad Rasha Arda Pratama atas amanah yang diberikan melalui Mubes.
“Selamat kepada Habibie dan Rasha. Menjadi ketua dan wakil ketua Elpala bukan sekadar mendapatkan jabatan, tetapi menerima amanah untuk menjaga nama baik dan tradisi Elpala. Jadilah pemimpin yang mampu merangkul, mendengar dan memberi contoh kepada anggota,” ujar Dar Edi Yoga.
Ia juga memberikan apresiasi kepada anggota yang pada kesempatan tersebut menerima NRP dan pin khusus sebagai anggota penuh Elpala.
“NRP bukan sekadar angka dan pin bukan sekadar tanda pengenal. Di balik itu ada proses panjang, perjuangan dan tanggung jawab. Setelah menjadi anggota penuh, justru tanggung jawabnya semakin besar untuk menjaga nama baik Elpala,” katanya.
Dar Edi Yoga berharap kepengurusan baru mampu membawa Elpala semakin aktif, solid dan berprestasi tanpa meninggalkan karakter dasar organisasi sebagai wadah pendidikan dan pembentukan mental generasi muda.
“Jangan hanya mewarisi nama besar Elpala, tetapi warisi juga semangat, disiplin, keberanian dan kepedulian yang selama ini menjadi jiwa Elpala. Buatlah sejarah baru dengan karya kalian sendiri,” ujarnya.
Senada, pendiri Elpala lainnya, Eka Bama Putra, mengucapkan selamat kepada ketua dan wakil ketua terpilih. Ia berpesan agar kepemimpinan baru menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Selamat untuk Habibie dan Rasha. Elpala adalah keluarga besar. Jangan berjalan sendiri. Rangkul semua anggota, bangun komunikasi dan jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk menghasilkan karya,” ujar Eka Bama.
Bama juga mengingatkan anggota yang baru memperoleh NRP agar tidak melihatnya hanya sebagai pencapaian administratif, melainkan sebagai tanda bahwa mereka telah melewati sebuah proses untuk menjadi bagian penuh dari keluarga besar Elpala.
“Menjadi anggota penuh berarti siap memikul tanggung jawab. Jaga alam, jaga persaudaraan, jaga nama baik Elpala. Pin yang kalian terima hari ini harus menjadi pengingat bahwa ada nilai dan perjuangan yang harus kalian teruskan,” katanya.
Menurut Bsma, dunia kepencintaalaman bukan hanya tentang mendaki gunung, menjelajah hutan atau melakukan ekspedisi. Lebih dari itu, Elpala menjadi ruang untuk belajar bertanggung jawab, bekerja sama, mengambil keputusan dan menghadapi tantangan.
“Alam akan mengajarkan banyak hal. Tetapi organisasi juga akan mengajarkan bagaimana kita menghargai teman, menghormati lingkungan dan bertanggung jawab atas setiap keputusan. Itulah yang harus terus dijaga oleh Elpala,” ujarnya.
Dar Edi Yoga dan Eka Bama Putra berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan berbagai kegiatan positif Elpala, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya inovasi dan prestasi baru dari siswa SMA 68 Jakarta.
Keduanya juga mengingatkan agar regenerasi tidak berhenti pada pergantian nama di struktur organisasi. Kepemimpinan baru diharapkan mampu menyiapkan kader-kader berikutnya sehingga keberadaan Elpala tetap berkelanjutan dari generasi ke generasi.
Dengan terpilihnya Habibie Teguh Zaelani sebagai ketua dan Muhammad Rasha Arda Pratama sebagai wakil ketua, serta dikukuhkannya anggota baru sebagai anggota penuh melalui pemberian NRP dan pin khusus, Elpala SMA 68 Jakarta memasuki babak kepengurusan baru.
Babak baru tersebut diharapkan mampu menjaga tradisi panjang Elpala sekaligus melahirkan generasi muda yang tangguh, peduli terhadap alam, solid dalam persaudaraan dan memiliki semangat pengabdian.

Komentar