Kodim 0106 dan Satgas Bahas TMMD Lintas Empat Kabupaten Pulihkan Ekonomi Aceh
ASKARA - Komando Distrik Militer (Kodim) 0106/Aceh Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Posko Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh membahas rencana pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) skala besar yang melintasi empat kabupaten sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana di Aceh.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara Tenaga Ahli Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Satgas Posko Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Zamzam Mubarak, dengan Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, di Makodim 0106/Aceh Tengah, Senin (27/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.30 WIB itu juga dihadiri Pembina Pasak Opat Nenggeri Linge, Lahat, serta Penasihat Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Aceh Tengah, Darmawan. Dalam forum tersebut dibahas berbagai persoalan strategis pascabencana, mulai dari pemulihan infrastruktur hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Salah satu perhatian utama adalah percepatan pembangunan jembatan darurat. Zamzam Mubarak mengungkapkan, pemerintah saat ini hanya memiliki tujuh set Jembatan Bailey yang siap digunakan sehingga diperlukan percepatan distribusi dan pemasangan pada titik-titik prioritas.
"Perlu percepatan distribusi dan pemasangan di titik-titik prioritas wilayah terdampak agar akses masyarakat segera pulih," ujar Zamzam.
Selain infrastruktur, kondisi ekonomi Aceh Tengah juga menjadi perhatian. Inflasi di daerah tersebut tercatat mencapai 7,25 persen, sementara harga bahan bangunan, terutama semen, mengalami kenaikan cukup signifikan. Untuk menekan gejolak harga, Dandim 0106 berencana menggelar operasi pasar bahan bangunan agar kebutuhan masyarakat tetap terjangkau selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
Dalam pertemuan itu juga mengemuka usulan pelaksanaan TMMD lintas kabupaten yang menghubungkan Linge (Aceh Tengah), Gayo Lues, Aceh Timur, hingga Aceh Tamiang. Gagasan tersebut sebelumnya pernah disampaikan Raja Linge saat penobatan tahta kehormatan Dandim 0106 periode sebelumnya.
Program TMMD tersebut diharapkan membuka akses jalan strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung pertahanan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang.
Zamzam Mubarak menegaskan, keberhasilan program rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
"Kami merekomendasikan pelibatan aktif Pemerintah Daerah Aceh Tengah, tokoh adat, reje kampung, dan TNI dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Diperlukan pula kajian taktis dan strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana," katanya.
Ia menambahkan, koordinasi antara Satgas Posko Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, pemerintah daerah, dan TNI akan terus diperkuat agar seluruh program pemulihan berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Komentar