Peringatan 35 Tahun Alastua TNI AD, Mengabdi Untuk Negeri Tanpa Batas
ASKARA - Tiga puluh lima tahun bukan sekadar perjalanan waktu. Bagi keluarga besar Alastua TNI-AD, tiga setengah dekade menjadi bukti kuatnya ikatan persaudaraan yang lahir dari kedisiplinan, pengorbanan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Meski telah lama meninggalkan masa pengabdian di kesatuan, semangat kebersamaan para alumni justru semakin kuat. Nilai-nilai yang ditanamkan selama bertugas terus menjadi bekal untuk berkarya dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Semangat tersebut tergambar dalam Temu Kangen dan Peringatan 35 Tahun Alastua TNI-AD yang digelar di D'Palem Cafe, Malang, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Mengabdi untuk Negeri Tanpa Batas” ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai daerah.
Perwakilan Alastua hadir dari Malang Raya, Lumajang, Surabaya, Kediri, Tulungagung, Jombang, Nganjuk, Purwokerto, Blitar hingga Tuban. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat kembali tali silaturahmi sekaligus menegaskan bahwa persaudaraan yang dibangun sejak masa pengabdian tidak lekang oleh waktu.
Turut hadir sejumlah anggota yang masih aktif bertugas, di antaranya Kapten Trisno, Kapten Marjono, Kapten Lutfi, Lettu Agus Hartono, Lettu Sunardi, dan Lettu Harianto. Mereka menyampaikan dukungan terhadap berbagai kegiatan serta program yang dijalankan keluarga besar Alastua.
Kapten Trisno menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam menjaga kekompakan dan persaudaraan para alumni.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memupuk rasa kebersamaan, menjalin kekeluargaan, serta menjaga silaturahmi sesama keluarga besar Alastua di seluruh Indonesia.” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Alastua TNI-AD Malang Raya, Mashadi, mengatakan perjalanan 35 tahun menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan kesatuan.
“Kami tidak pernah menganggap masa pengabdian itu selesai saat meninggalkan kesatuan. Justru di luar sana, pengabdian sesungguhnya baru dimulai. Mengabdi tanpa pamrih, tanpa batas waktu, dan tanpa menuntut balas, itulah semangat yang kami warisi dari angkatan ini.” tutupnya.
Alastua Boxing Camp Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda
Momentum peringatan 35 tahun Alastua TNI-AD juga diwarnai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) resmi pendirian Alastua Boxing Camp kepada Agus Gunawan, mantan anggota Yonbekang 2 Kostrad sekaligus mantan petinju.
Agus Gunawan dipercaya memimpin wadah pembinaan olahraga tersebut. Alastua Boxing Camp tidak hanya diarahkan menjadi tempat berlatih tinju, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan mental generasi muda.
“Terima kasih atas kepercayaan besar ini. Alastua Boxing Camp bukan sekadar tempat berlatih olahraga, melainkan rumah pembinaan karakter bagi generasi muda. Kami akan menanamkan kedisiplinan, semangat juang, dan sportivitas agar mereka tumbuh menjadi insan yang tangguh, jujur, dan berguna bagi bangsa.” pungkas Agus dengan penuh rasa bersyukur atas kepercayaan yang diembannya.
Alumni Inovatif dan Rencana Program Mitigasi Bencana
Pada kesempatan yang sama, keluarga besar Alastua TNI-AD memberikan Piagam Penghargaan kepada Edy Hariyanto atas dedikasi dan kiprahnya sebagai Alumni Inovatif.
Edy menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi seluruh keluarga besar Alastua.
“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar Alastua. Saya akan terus berupaya menggerakkan kegiatan yang menyatukan kita, membina pemuda, dan membawa nama baik Alastua TNI-AD di tengah masyarakat.” ungkapnya.
Ke depan, keluarga besar Alastua juga menjajaki kerja sama strategis dengan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur untuk menggelar program sosialisasi mitigasi bencana dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Program tersebut direncanakan melibatkan anggota Alastua, pemuda, serta masyarakat luas sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.
“Mengabdi itu tidak kenal lelah, tidak kenal usia,” tegas Edy.
Rangkaian kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Pertemuan lintas daerah tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para alumni agar terus berkontribusi bagi masyarakat.
Semangat persaudaraan yang terbangun selama 35 tahun menjadi modal untuk menjaga, mengembangkan, dan mewariskan nilai-nilai luhur Alastua TNI-AD kepada generasi penerus.
Dari kesatuan untuk negeri, dari persaudaraan untuk kemanusiaan. Mengabdi tanpa batas. (Arif)

Komentar