Kolaborasi Marind dan Petani Jawa Perkuat Ketahanan Pangan Merauke
ASKARA - Tokoh masyarakat Papua Selatan, John Gebze, menyampaikan bahwa gerakan penanaman padi yang dilakukan anggota Mitra Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pamong Tani Tabur Tuai di Wasur II, Kelurahan Rimba Jaya, Distrik Merauke, terus berlangsung secara berkesinambungan sejak dimulai pada Senin, 22 Juni 2026.
Menurut John Gebze, hingga hari ke-11 pelaksanaan, tim penanam telah berhasil menggarap dan menanami sekitar 7 hektare sawah dari target 20 hektare pada musim tanam gadu tahun ini.
"Proses penanaman masih berjalan tanpa henti. Hingga hari ini sudah berlangsung 11 hari dengan capaian sekitar 7 hektare dari target 20 hektare," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan tim terpadu yang terdiri atas putra-putri asli Marind bersama ibu-ibu penggiat tani Wasur II asal Jawa. Kolaborasi itu, menurutnya, tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan saling berbagi pengetahuan dalam bidang pertanian.
John Gebze menilai sawah telah menjadi ruang perjumpaan yang menyatukan berbagai latar belakang masyarakat dalam semangat gotong royong.
"Sungguh indah kolaborasi terpadu dalam memupuk semangat penggiat tani melalui media sawah yang sederhana, tetapi efektif dalam mempererat semangat kebangsaan yang kokoh, mulai dari Merauke," katanya.
Menurutnya, proses belajar bersama di tengah lumpur sawah merupakan "sekolah kehidupan" yang mengajarkan pentingnya persatuan, kerja keras, dan saling menghargai. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi fondasi bagi pembangunan pertanian yang berkelanjutan sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga.
John Gebze berharap semangat kolaborasi antara masyarakat adat Marind dan para penggiat tani asal Jawa terus terjaga hingga seluruh target penanaman 20 hektare dapat diselesaikan. Ia optimistis model kerja sama seperti yang dikembangkan di Wasur II dapat menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang sederhana, namun efektif dalam mendukung ketahanan pangan dan memperkuat persatuan bangsa dari wilayah paling timur Indonesia.

Komentar