Minggu, 28 Juni 2026 | 16:18
NEWS

John Gebze: Penanaman Padi Blok 4 Hampir Rampung, Pertumbuhan Tanaman Terus Dikawal

John Gebze: Penanaman Padi Blok 4 Hampir Rampung, Pertumbuhan Tanaman Terus Dikawal
Penanaman padi blok 4 H (Dok JGG)

ASKARA - Tokoh masyarakat Papua Selatan, John Gebze, mengungkapkan proses penanaman padi di kawasan Wasur II, Merauke, terus menunjukkan kemajuan. Hingga Minggu (28/6/2026) sore, tim penanam tengah merampungkan penanaman di Blok 4 menggunakan bibit padi varietas Inpago.

Menurut John Gebze, kegiatan penanaman dilakukan oleh tim yang didominasi ibu-ibu mitra penggiat tani Wasur II. Mereka bekerja secara kolaboratif bersama warga penggiat tani asal Jawa dan masyarakat adat Malind yang sedang mengikuti pelatihan budidaya padi.

"Tim penanam kami merupakan kolaborasi antara warga penggiat tani asal Jawa dan warga Malind yang sedang berlatih menanam padi. Ini menjadi bagian dari proses transfer pengetahuan dan keterampilan kepada petani lokal," ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah penanaman di Blok 4 selesai, kegiatan akan dilanjutkan ke Blok 5 pada keesokan harinya. Diperkirakan, proses penanaman di blok tersebut dapat dirampungkan dalam waktu sekitar dua hari.

Selanjutnya, penanaman akan terus dilakukan secara bertahap atau estafet pada blok-blok lain yang lahannya telah dipersiapkan sehingga target keseluruhan penanaman dapat tercapai sesuai rencana.

Selain melaporkan perkembangan penanaman, John Gebze juga menyampaikan kondisi tanaman padi yang ditanam perdana pada 26 Juni 2026. Menurutnya, pertumbuhan tanaman berjalan baik dan saat ini telah memasuki tahap pemupukan pertama.

"Perkembangan pertumbuhan padi tanam perdana tanggal 26 Juni 2026 yang lalu cukup baik. Sementara baru dilakukan pemupukan pertama dan akan terus dikawal dalam seluruh tahapannya hingga panen," katanya.

John Gebze menegaskan, pendampingan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pengairan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan masa panen. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan produktivitas yang optimal sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi petani lokal.

Menurutnya, kolaborasi antara penggiat tani asal Jawa dan masyarakat adat Malind merupakan fondasi penting dalam membangun pertanian modern di Papua Selatan. Ia berharap keberhasilan program di Wasur II dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus melahirkan petani-petani lokal yang mandiri dan berdaya saing.

 

Komentar