Pertumbuhan Padi Fase Awal di Merauke Tunjukkan Hasil Positif
ASKARA - Tanaman padi di sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Merauke menunjukkan perkembangan yang menggembirakan memasuki hari ketiga setelah proses pemupukan. Kondisi tersebut terlihat dari pertumbuhan tanaman yang mulai merata dan tampak lebih segar di area persawahan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan produktivitas pertanian di Papua Selatan.
Tokoh masyarakat Papua Selatan, Johanes Gluba Gebze, menyampaikan bahwa perkembangan tanaman padi pada fase awal pascapemupukan menunjukkan hasil yang cukup baik. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator positif bagi pertumbuhan tanaman pada tahap berikutnya.
“Ini merupakan progres hari ketiga pertumbuhan padi setelah dipupuk. Kondisi tanaman terlihat cukup baik dan pertumbuhannya mulai merata di lahan persawahan,” ujar Johanes Gluba Gebze, Kamis (25/6/2026).
Dari pantauan di lapangan, hamparan sawah yang tergenang air tampak ditumbuhi bibit padi muda berwarna hijau segar. Barisan tanaman terlihat tersusun rapi mengikuti pola tanam yang diterapkan petani, sementara kondisi air di petakan sawah masih terjaga untuk mendukung proses pertumbuhan.
Johanes menilai keberhasilan fase awal pertumbuhan padi sangat penting karena menjadi dasar bagi pencapaian produktivitas pada masa panen mendatang. Karena itu, pemantauan dan perawatan tanaman akan terus dilakukan agar kebutuhan unsur hara, pengairan, serta pengendalian hama dapat berjalan optimal.
Menurutnya, sektor pertanian, khususnya budidaya padi, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Papua Selatan. Merauke yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional diharapkan terus meningkatkan produktivitas melalui pengelolaan lahan yang baik dan pemanfaatan teknologi pertanian yang tepat.
“Harapannya, pertumbuhan yang baik pada fase awal ini dapat terus berlanjut hingga masa panen sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal bagi petani dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” katanya.
Perkembangan positif tanaman padi tersebut sekaligus menjadi gambaran optimisme para petani Merauke dalam mengelola lahan pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama produksi pangan di kawasan timur Indonesia.

Komentar