Minggu, 14 Juni 2026 | 18:04
COMMUNITY

LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Demi Karate Indonesia

LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Demi Karate Indonesia
Kongres Luar Biasa 2026 LEMKARI (dok.lemkari)

ASKARA – Dinamika organisasi dan tuntutan zaman mendorong Pengurus Besar Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) mengambil langkah strategis. Melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Penyempurnaan Merek Organisasi 2026, Lemkari resmi menegaskan komitmennya untuk memperkuat identitas dan jati diri di kancah karate nasional maupun internasional.

KLB bersejarah ini digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Lokasinya di Jl. Kemang Raya No.20H, Mampang Prapatan, menjadi saksi berkumpulnya para petinggi dan tokoh karate dari seluruh penjuru Tanah Air.

Hajatan akbar Lemkari ini turut dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal PB Forki, Salmon A. Situmeang, yang hadir mewakili Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, S.I.P. Kehadiran perwakilan Forki ini menjadi sinyal kuat dukungan induk organisasi terhadap langkah pembenahan yang dilakukan Lemkari.

Sidang Pleno KLB dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB Lemkari, Mayor Jenderal TNI Mar (Purn) Bambang Sutrisno, S.H., M.Tr (Han). Sementara itu, jalannya kongres dikawal oleh Ketua Panitia Pelaksana, Kombes Pol Yandri Irsan, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov Lemkari Lampung.

Dalam keterangannya di hadapan peserta kongres, Mayjen TNI Mar (Purn) Bambang Sutrisno menegaskan bahwa KLB ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah fundamental menyempurnakan dua elemen inti organisasi: logo dan nama.

Pertama, Penyempurnaan Logo. Pembaruan ini mencakup tiga aspek utama: 
1. Pembaruan desain visual agar tampil lebih modern dan representatif dengan perkembangan zaman.  2. Penyesuaian filosofi lambang agar semakin selaras dengan nilai-nilai luhur karate dan jati diri Lemkari. 3. Penguatan identitas kelembagaan, baik untuk lingkup nasional maupun saat bersanding di level internasional. 
Kedua, Penyempurnaan Nama. Penegasan dan penyesuaian penulisan nama organisasi ini bertujuan untuk: 
1. Memperjelas identitas Lemkari secara formal dan profesional.  2. Menyesuaikan dengan ketentuan administrasi, legalitas organisasi, serta hukum positif yang berlaku di Indonesia.  3. Memperkuat eksistensi dan posisi tawar Lemkari dalam pembinaan olahraga karate nasional. 
“Ini adalah ikhtiar kita bersama agar Lemkari tetap relevan, kokoh secara legal, dan membanggakan secara visual. Nama dan logo adalah wajah organisasi. Wajah itu harus mencerminkan jiwa Bushido yang kita pegang teguh,” tegas Bambang Sutrisno.

KLB 2026 ini diikuti oleh 80 peserta yang merepresentasikan seluruh elemen Lemkari. Mereka terdiri dari Dewan Pembina LEMKARI, Dewan Penasehat LEMKARI, Dewan Guru LEMKARI, Pengurus Besar LEMKARI, serta 24 Pengurus Provinsi Lemkari dari seluruh Indonesia. 

Mengusung tema "Satu Jiwa, Satu Semangat, Satu Kehormatan, LEMKARI untuk Indonesia", kongres ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penyatuan visi seluruh anggota. Hasil penyempurnaan merek ini diyakini akan menjadi pijakan baru bagi Lemkari untuk melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang mengharumkan nama bangsa. 

Dengan semangat baru dan identitas yang dipertegas, PB Lemkari siap melangkah menghadapi tantangan pembinaan karate-do di era modern, tanpa meninggalkan akar tradisi dan kehormatan yang selama ini menjadi napas organisasi.

Komentar