Kamis, 11 Juni 2026 | 00:47
COMMUNITY

Tanam Cabai Bersama, Cara YFMG Edukasi Pelajar tentang Peluang Pertanian Masa Depan

Tanam Cabai Bersama, Cara YFMG Edukasi Pelajar tentang Peluang Pertanian Masa Depan
Yayasan Felix Marai Go (YFMG) mengajak siswa-siswi SDN Maumolo dan SMPN Maumolo belajar langsung di lapangan melalui kegiatan edukasi pertanian dan tanam cabai bersama (Dok Farida)

ASKARA – Mengenalkan dunia pertanian kepada generasi muda tidak cukup hanya melalui teori di dalam kelas. Karena itu, Yayasan Felix Marai Go (YFMG) mengajak siswa-siswi SDN Maumolo dan SMPN Maumolo belajar langsung di lapangan melalui kegiatan edukasi pertanian dan tanam cabai bersama yang digelar pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan demplot milik YFMG tersebut menjadi sarana belajar praktis bagi para pelajar untuk memahami proses bercocok tanam secara nyata. Melalui pengalaman langsung, para siswa diajak mengenal pertanian sebagai sektor yang penting bagi kehidupan sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar.

Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat terlihat dari antusiasme para peserta. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan mengenai dasar-dasar pertanian, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan penanaman cabai.

Mulai dari menyiapkan polybag, menggemburkan media tanam, hingga menanam bibit cabai, seluruh proses dilakukan oleh para siswa dengan pendampingan dari tim YFMG. Aktivitas ini memberikan pengalaman berharga yang sulit diperoleh hanya melalui pembelajaran di ruang kelas.

Menurut YFMG, pendekatan belajar berbasis praktik lapangan dinilai lebih efektif untuk menumbuhkan ketertarikan anak-anak terhadap sektor pertanian. Selama ini, bidang pertanian kerap dianggap kurang menarik oleh sebagian generasi muda, padahal sektor ini memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

Lahan demplot yang digunakan dalam kegiatan tersebut memang dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat. Selain menjadi tempat praktik budidaya tanaman, area tersebut juga berfungsi sebagai pusat edukasi pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar dan warga sekitar.

Tak hanya belajar teknik menanam, para siswa juga mendapatkan wawasan mengenai peluang usaha di sektor pertanian. Mereka diperkenalkan pada potensi komoditas hortikultura seperti cabai yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan pasar yang tinggi.

Melalui pemahaman tersebut, YFMG berharap para pelajar dapat melihat pertanian dari sudut pandang yang lebih luas. Pertanian tidak lagi dipahami sekadar pekerjaan tradisional, melainkan sebagai sektor yang memiliki peluang usaha dan masa depan yang menjanjikan.

Ke depan, YFMG berencana terus mengembangkan program edukasi pertanian serupa dengan melibatkan lebih banyak sekolah di Maumolo dan wilayah sekitarnya. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya yayasan dalam membangun kesadaran agraris serta menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap ketahanan pangan daerah.

Kegiatan edukasi dan tanam cabai bersama tersebut berlangsung lancar hingga selesai. Melalui langkah sederhana ini, YFMG berharap lahir generasi muda Maumolo yang lebih dekat dengan dunia pertanian dan siap menjadi bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan pangan di masa depan.

 

Komentar