Rabu, 22 Juli 2026 | 01:03
NEWS

Tokoh Papua Selatan John Gluba Gebze Ajak Masyarakat Maknai Perjalanan Waktu dan Kehidupan

Tokoh Papua Selatan John Gluba Gebze Ajak Masyarakat Maknai Perjalanan Waktu dan Kehidupan
Ilustrasi perjalanan waktu dan kehidupan (Dok JGG)

ASKARA - Tokoh masyarakat Papua Selatan, John Gluba Gebze, menyampaikan refleksi mendalam tentang kehidupan, perjalanan waktu, dan makna kebersamaan dalam menjalani masa depan yang penuh misteri.

Dalam pernyataannya kepada Askara, John Gluba Gebze menggambarkan waktu sebagai perjalanan panjang yang mengangkut semua manusia tanpa membeda-bedakan status, usia, maupun latar belakang.

“Mengikuti rotasi perjalanan waktu yang mengangkut semua kaum tanpa pilih kasih dan juga tanpa bayar menuju masa depan yang sangat jauh, yang tidak diketahui jarak, waktu tempuh, maupun waktu tibanya,” ujar John Gluba Gebze, Sabtu (23/5).

Menurutnya, kehidupan manusia sejatinya adalah perjalanan yang terus berjalan mengikuti kehendak Sang Pencipta. Manusia, kata dia, hanya bisa melangkah dengan ketulusan sambil menerima kenyataan hidup yang terus berubah dari waktu ke waktu.

“Hanya berjalan dan berjalan mengikuti ajakan dan kerelaannya yang tulus, tanpa bicara dan obrolan tentang masa depan yang masih diharapkan oleh semua kita,” katanya.

Ia menilai, harapan manusia terhadap masa depan sering kali menjadi misteri yang sulit ditebak. Namun demikian, setiap orang tetap harus bangkit dan melanjutkan perjalanan hidup bersama sesama.

“Meskipun yang diharapkan itu sama halnya dengan usaha keras mengungkap sebuah misteri. Mari bangun dan ikutilah waktu bersama yang lain,” ungkapnya.

John Gluba Gebze juga mengingatkan bahwa waktu tidak pernah memandang usia, jabatan, maupun kedudukan seseorang. Semua manusia, baik muda maupun tua, menurutnya akan berjalan menuju titik akhir kehidupan masing-masing.

“Apa pun Anda saat ini, itulah Anda dan kita masing-masing. Siapa pun Anda, entah masih muda ataupun sudah tua, waktu tidak melihat itu,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Papua Selatan untuk menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran, saling menghargai, serta menjaga kebersamaan dalam menghadapi perubahan zaman.

“Semuanya diajak berjalan bersama-sama sampai setiap orang berhenti di pemberhentiannya masing-masing,” pungkasnya.

 

Komentar