Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31
NEWS

Papua Selatan Matangkan FLS3N 2026, Libatkan 45 Juri dan 16 Mata Lomba

Papua Selatan Matangkan FLS3N 2026, Libatkan 45 Juri dan 16 Mata Lomba
Oliva Koneng, Ketua Panitia FLS3N 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan (Dok Winona)

ASKARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 yang akan digelar mulai 28 Mei hingga 1 Juni 2026.

Tahap implementasi kegiatan ditandai dengan rapat final panitia yang berlangsung di Halogen Hotel, Merauke, Jumat (22/5/2026), dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Ignatius Babaga, S.Pd.

Dalam arahannya, Ignatius berharap seluruh panitia dapat bekerja sama dan bersinergi untuk menyukseskan agenda besar pengembangan minat dan bakat siswa tersebut.

Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Ketua Panitia FLS3N 2026, Oliva Koneng, S.Pd., M.Pd yang dinilai berpengalaman setelah dipercaya memimpin kegiatan serupa selama empat tahun berturut-turut.

“Kami berharap semua dapat bekerja sama dan bersinergi mensukseskan perhelatan akbar ini dengan maksimal,” ujar Ignatius.

Oliva Koneng yang juga menjabat Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademi Komunitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan mengatakan pihaknya telah siap melaksanakan seluruh rangkaian Program Minat dan Bakat Siswa tahun ini.

Menurutnya, selain FLS3N, kegiatan juga mencakup Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), lomba debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, hingga Gala Siswa Indonesia untuk cabang sepak bola tingkat SMP putra dan putri.

“Kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Papua Selatan, Ir. Apollo Safanpo di Lapangan Mandala,” kata Oliva kepada Askara.

Oliva menjelaskan seluruh tahapan persiapan telah terintegrasi dengan sistem Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).

Panitia juga telah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis mulai dari administrasi, akomodasi peserta, hingga penentuan venue perlombaan.

Pelaksanaan lomba akan dipusatkan di tiga lokasi utama yakni Aula SMAN 1 Merauke, Aula SMPN 1 Merauke, dan Hotel Halogen.

Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia melibatkan 45 dewan juri kompeten yang akan menilai sekitar 60 peserta pada 16 cabang lomba.

Oliva menegaskan pemilihan dewan juri dilakukan secara sangat selektif sesuai bidang keahlian masing-masing demi menghasilkan peserta terbaik yang siap mewakili Papua Selatan di tingkat nasional.

“Kami sangat selektif dalam memilih dewan juri karena kami bertanggung jawab mempersiapkan para pemenang yang akan mengharumkan nama Provinsi Papua Selatan di event nasional nanti,” ungkap Oliva optimistis.

 

Komentar