Pendeta di Boven Digoel Bangun Gereja dari Usaha Kuliner
ASKARA - Gembala Sidang GBI Rock Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Pdt. Mandala, S.Th, menjalani kehidupan yang menginspirasi sebagai pelayan Tuhan yang tidak hanya mengandalkan persembahan jemaat untuk menopang pelayanan gereja.
Dijumpai Askara di warung makan sederhana miliknya, Senin (18/5/2026), Pdt. Mandala bersama sang istri tampak sibuk mengelola usaha kuliner yang telah mereka jalankan sejak 2016.
Bagi pasangan tersebut, usaha kuliner bukan sekadar mencari nafkah, tetapi bagian dari rasa syukur dan perjuangan untuk tetap melayani Tuhan di tengah keterbatasan.
“Sebagai hamba Tuhan, kami harus terus survive, menggembalakan jemaat di gereja dengan jumlah kepala keluarga yang masih terbatas, kurang lebih 20 kepala keluarga atau sekitar 70 jiwa,” ujar pria berdarah Toraja itu penuh semangat.
Melalui usaha kuliner yang mereka rintis dari modal kecil, Pdt. Mandala mengaku mampu menopang kebutuhan keluarga sekaligus ikut membangun Gereja GBI Rock di wilayah Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel.
Warung makan miliknya juga memiliki suasana unik. Di berbagai sudut ruangan terpampang tulisan Firman Tuhan dan kata-kata motivasi yang memberi kenyamanan bagi para pengunjung.
Ketekunan pasangan tersebut tidak hanya membantu pelayanan gereja, tetapi juga membiayai pendidikan anak-anak mereka. Bahkan, warung makan sederhana itu kerap menerima pesanan dari berbagai kalangan, termasuk tamu-tamu khusus yang datang ke Boven Digoel.
Menurut Pdt. Mandala, menjadi hamba Tuhan sekaligus menjalankan usaha tidak menjadi penghalang untuk tetap melayani jemaat dengan sungguh-sungguh.
“Kita juga harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati,” katanya dengan nada penuh syukur.
Ia berharap kehidupan yang dijalaninya bersama keluarga dapat menjadi inspirasi bagi pelayan Tuhan lainnya agar tetap semangat dan mandiri dalam pelayanan.
“Kiranya kehidupan yang kami jalani ini dapat menginspirasi hamba-hamba Tuhan yang lain untuk terus survive sebagai pelayan Tuhan, diberkati untuk memberkati,” ujarnya menutup percakapan.

Komentar