Senin, 06 Juli 2026 | 12:38
NEWS

Waka DPR Sari Yuliati Kutuk Keras Perampokan dan Pembunuhan Lansia di Pekan Baru

Polisi Diminta Tindak Tegas Para Pelaku Tanpa Kompromi

Waka DPR Sari Yuliati Kutuk Keras Perampokan dan Pembunuhan Lansia  di Pekan Baru
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati. (dok)

ASKARA- Kasus perampokan dan kekerasan yang mengakibatkan seorang wanita lansia berinisial J (60) tewas yang terjadi di kediamannya di jalan Tani, Pekanbaru Baru, Riau pada Selasa (29/4/2026), mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati.

.

Selain menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang dialami korban, Sari yang juga mantan Wakil Ketua omisi III DPR, mengutuk keras aksi biadab tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terekam kamera CCTV yang menunjukkan keterlibatan empat orang pelaku. Rekaman tersebut beredar di media sosial.

“Melakukan tindak kekerasan terhadap lansia adalah tindakan yang tidak manusiawi dan harus ditindak tegas tanpa kompromi,” ujar Sari Yuliati dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (1/5/2026)

Atas peristiwa tersebut, Sari mendesak pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera mengungkap kasus ini. Kepada jajaran Polresta Pekanbaru dan Polda Riau dimintanya untuk melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang terekam dalam rekaman CCTV tersebut.

“Saya meminta pihak kepolisian untuk bekerja sigap dalam melakukan penyelidikan. Bukti visual dari CCTV sudah sangat jelas. Saya mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar keadilan bagi korban dan keluarga dapat terpenuhi,” tegasnya.

Kepada masyarakat Sari Yuliati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib.

Pihaknya juga mendorong aparat keamanan setempat meningkatkan intensitas patroli guna memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Sebagai mitra kerja Polri di Komisi III, saya akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini. Kami pastikan proses hukum berjalan transparan hingga pelaku menerima ganjaran yang setimpal atas perbuatannya,” tegas Sari. (dry)

.

Komentar