Senin, 06 Juli 2026 | 01:17
NEWS

YASOP dan Artha Graha Peduli Bentuk Karakter Siswa Lewat Aksi Sosial

YASOP dan Artha Graha Peduli Bentuk Karakter Siswa Lewat Aksi Sosial
Ratusan siswa-siswi Asrama Yasop turun ke lapangan untuk menyalurkan ratusan paket sembako secara door-to-door kepada warga di Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige (Dok AGP)

ASKARA - Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP) bersama Artha Graha Peduli (AGP) dan Persatuan Alumni Yasop (Paryasop) kembali menggelar YASOP Peduli 2026 sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

Mengusung tema "Dari Hati untuk Sesama", kegiatan yang berlangsung di Balige, Kabupaten Toba, Minggu (5/7/2026), tidak hanya menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, tetapi juga melibatkan ratusan siswa Asrama Yasop dalam aksi pengabdian secara langsung.

Sebanyak 360 siswa-siswi Asrama Yasop turun ke lapangan untuk menyalurkan ratusan paket sembako secara door-to-door kepada warga di Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige. Setiap paket berisi beras, gula, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Toba. Bupati Toba, Effendi P. Napitupulu, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan YASOP Peduli yang dinilainya memberikan manfaat ganda, yakni membantu masyarakat sekaligus membentuk karakter generasi muda.

> "Pemerintah Kabupaten Toba mendukung YASOP Peduli karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Program ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa Asrama Yasop untuk mengembangkan kepedulian dan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat," ujar Effendi.

 

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, panitia melakukan pendataan dan verifikasi penerima manfaat bersama aparat desa menggunakan aplikasi survei digital. Proses tersebut mencakup penilaian kondisi calon penerima, dokumentasi rumah, hingga pencatatan titik koordinat (GPS), sehingga penyaluran berlangsung secara transparan, akuntabel, dan terverifikasi.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Luthfi Mangaratua Krida Silalahi, mengatakan YASOP Peduli merupakan implementasi nyata filosofi pendidikan yang menempatkan karakter sebagai fondasi utama.

> "YASOP Peduli 2026 merupakan wujud nyata filosofi Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Character First, Competence Second. Kami percaya karakter adalah fondasi utama dalam membentuk pemimpin yang mampu memberi makna bagi sesama. Bersama Artha Graha Peduli, kami ingin menumbuhkan generasi yang berintegritas, berempati, dan memiliki semangat melayani," kata Luthfi.

 

Sementara itu, perwakilan Artha Graha Peduli, Husin, menegaskan bahwa kegiatan sosial tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada generasi muda.

"Bagi Artha Graha Peduli, kegiatan sosial bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian. Melalui kolaborasi dalam YASOP Peduli 2026, kami berharap manfaat dapat dirasakan masyarakat sekaligus menjadi pembelajaran bagi generasi muda untuk peduli, melayani, dan mengabdi kepada sesama," ujarnya.

YASOP Peduli merupakan hasil sinergi Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Artha Graha Peduli, dan Paryasop. Dalam pelaksanaannya, Artha Graha Peduli juga melibatkan berbagai entitas di bawah Artha Graha Network, di antaranya Pasifik Agro Sentosa (PAS), Electronic City Indonesia (ECI), Bank Artha Graha Internasional (BAGI), serta sejumlah mitra lainnya.

Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya menyerahkan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga belajar memahami kehidupan secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan empati, kepedulian, gotong royong, dan semangat pengabdian kepada sesama.

 

Komentar