Kamis, 18 Juni 2026 | 05:31
COMMUNITY

Umat dari Berbagai Daerah Ikuti Misa Malam Jumat Pertama di Ganjuran

Umat dari Berbagai Daerah Ikuti Misa Malam Jumat Pertama di Ganjuran
Suasana misa di Gereja Hati Kudus Ganjuran pada malam Jumat peetama (Dok Askara)

ASKARA - Umat Katolik dari berbagai daerah di Indonesia memadati Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran, Yogyakarta, untuk mengikuti misa malam Jumat pertama yang digelar pada Kamis malam, bertepatan dengan awal bulan, Kamis (30/4/2026).

Misa berlangsung khidmat dengan nuansa budaya Jawa yang kental. Empat imam yang memimpin perayaan liturgi tampil mengenakan busana adat Jawa, sementara iringan gamelan mengalun mengiringi jalannya misa.

Seluruh rangkaian ibadat menggunakan bahasa Jawa halus, menciptakan suasana religius yang khas sekaligus mencerminkan akulturasi antara iman Katolik dan budaya lokal.

Misa malam Jumat pertama sendiri merupakan tradisi rutin yang dilaksanakan setiap Kamis malam menjelang Jumat pertama di awal bulan. Tradisi ini memiliki makna khusus sebagai bentuk devosi kepada Hati Kudus Yesus.

Pada kesempatan kali ini, misa juga menjadi penanda dimulainya bulan Rosario, yang merupakan masa penting bagi umat Katolik untuk meningkatkan doa, khususnya melalui devosi rosario kepada Bunda Maria.

Sejak sore hari, umat sudah mulai berdatangan ke kompleks gereja yang dikenal sebagai salah satu pusat ziarah Katolik di Yogyakarta tersebut. Kehadiran umat dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya daya tarik spiritual dan budaya Gereja Ganjuran.

Perayaan misa ditutup dengan adorasi Sakramen Mahakudus, di mana umat diajak untuk berdoa dan bermeditasi dalam suasana hening sebagai bentuk penghormatan kepada Yesus Kristus.

Dengan perpaduan liturgi dan kearifan lokal, misa Jumat pertama di Gereja Ganjuran terus menjadi salah satu tradisi keagamaan yang tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga melestarikan budaya Jawa di tengah kehidupan umat.

 

 

Komentar