Dirgakum Korlantas Ingatkan Masyarakat Tak Terobos Pintu Perlintasan KA Saat Ditutup
ASKARA-Masyarakat diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas ketika melintasi rel kereta api meskipun tidak ada petugas.
Demikian dikatakan Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal pada diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur: Momentum Evaluasi Kebijakan Transportasi Nasional" di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Pihaknya mengakui masyarakat saat ini memang sudah sadar akan kerawanan saat melintasi rel kereta api. Tapi menurut Faizal, mereka sering kali tidak patuh atau taat. Tak sedikit, kata dia, masyarakat menerobos rel kereta meski palang pintu perlintasan sudah menutup.
"Tidak perlu harus ada petugas atau polisi. Tanpa Pak Polisi juga harus patuh karena itu masalah untuk kepentingan kita, untuk kepentingan pribadi kita," kata Faizal.
Bahkan, lanjutnya, pengguna jalan raya justru mempercepat laju kendaraannya ketika detik-detik palang kereta api hendak menutup. Hal itu, tegasnya sangat bahaya.
"Bahkan di rel kereta kita lihat sendiri ada yang sudah palang ditutup, diangkat sama dia. Diangkat baru lewat," katanya.
Melihat realita itu, sistem kereta api atau palang pintu perlintasan yang moderen sekalipun ujar Faizal tidak akan cukup tanpa diiringi dengan kesadaran. Maka, menurut dia, pengguna jalan juga tetap harus diedukasi demi mencegah kecelakaan.
"Sebab kecelakaan antara kendaraan dan kereta api kerap kali menimbulkan langsung korban jiwa, dibandingkan korban luka ringan atau luka berat," ujar Faizal.
Berdasarkan kajian-kajian, menurut dia, sarana transportasi yang paling aman adalah kereta api selain pesawat. Maka dari itu, dia berharap agar kecelakaan kereta api akhir-akhir ini yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, tidak terulang kembali.
"Tentunya peristiwa yang terjadi di Bekasi Timur menjadi pelajaran kita bersama bahwa kejadian-kejadian terkait masalah jalur kereta di perlintasan sebidang baik yang berpalang maupun tidak berpalang itu juga cukup banyak sekali," katanya. (dry)

Komentar