Selasa, 16 Juni 2026 | 03:59
COMMUNITY

PIKI Siap Gelar Kongres VII 2026

PIKI Siap Gelar Kongres VII 2026
Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia atau PIKI menggelar konferensi pers menjelang Kongres VII PIKI Tahun 2026 di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (Dok Askara)

ASKARA - Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia atau PIKI menggelar konferensi pers menjelang Kongres VII PIKI Tahun 2026 di Hotel Gran Melia, Jakarta.

Konferensi pers itu dihadiri Ketua Umum DPP PIKI masa bakti 2020-2025 Dr. Badikenita Br Sitepu, SE., SH., M.Si., Sekretaris Jenderal DPP PIKI Dr. Audy WMR Wuisang, S.Th., M.Si., serta Ketua Panitia Kongres VII PIKI Drs. Benyamin Patondok, MM.

Badikenita mengatakan Kongres VII PIKI menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan organisasi, sekaligus menegaskan peran PIKI sebagai organisasi cendekiawan Kristen yang memberi kontribusi pemikiran bagi bangsa.

“PIKI bukan hanya Badikenita dan Pendeta Audy Wuisang. PIKI adalah lembaga yang terbangun, yang sudah meletakkan fondasi yang kuat bersama pilar-pilarnya di daerah,” kata Badikenita di Hotel Gran Melia, Selasa (28/4).

Ia menjelaskan, sejak 2015 PIKI terus melakukan restrukturisasi organisasi, penyempurnaan AD/ART, serta perluasan kepengurusan di berbagai daerah. Menurut dia, kehadiran PIKI di daerah tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki legitimasi yang jelas melalui pelantikan dan pendaftaran resmi di wilayah masing-masing.

Badikenita juga menegaskan bahwa PIKI mengambil peran melalui jalur pemikiran, kajian, seminar, pelatihan, dan penyampaian gagasan kepada pemerintah pusat maupun daerah.

“PIKI ini bergerak melalui inteligensia. Kita memberikan kontribusi pemikiran dan menyampaikannya kepada pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, PIKI juga aktif membangun kerja sama lintas organisasi cendekiawan keagamaan. Badikenita menyebut PIKI selama ini berjalan bersama organisasi cendekiawan dari berbagai agama dalam membahas isu kebangsaan, kerukunan, dan persoalan sosial.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PIKI Dr. Audy WMR Wuisang menyampaikan bahwa kepengurusan PIKI mengalami pertumbuhan dalam lima tahun terakhir. Dari 23 DPD definitif pada awal kepengurusan 2021, PIKI kini memiliki 29 DPD definitif.

Jumlah Dewan Pengurus Cabang atau DPC juga meningkat dari 71 DPC menjadi 87 DPC. “Dari segi kuantitatif, kita memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” kata Audy.

Audy menambahkan, PIKI tidak selalu mengambil posisi reaktif terhadap berbagai isu. PIKI lebih memilih menyusun kajian dan policy paper sebagai bentuk kontribusi intelektual.

“PIKI adalah lembaga inteligensia. Karena itu, PIKI menghimpun semua komponen kekristenan dengan basis inteligensia,” ujarnya.

Ketua Panitia Kongres VII PIKI Drs. Benyamin Patondok mengatakan rangkaian Kongres VII PIKI akan berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2026. Kegiatan akan diawali dengan study meeting di Hotel Lumiere, Jakarta, pada 30 April pagi.

Forum tersebut akan membahas tiga isu utama, yakni energi, ketahanan pangan, dan peningkatan sumber daya manusia. Benyamin berharap pembahasan itu menghasilkan rekomendasi yang dapat disampaikan kepada pemerintah.

“Kita berharap hasilnya benar-benar bisa memberikan solusi kepada pemerintah, terutama terkait energi, ketahanan pangan, dan peningkatan sumber daya manusia,” kata Benyamin.

Setelah study meeting, rangkaian kongres akan dilanjutkan di Hotel Gran Melia, Jakarta. Panitia juga menyiapkan kehadiran peserta dari DPD dan DPC PIKI se-Indonesia.

“Kita berharap hasilnya benar-benar bisa memberikan solusi kepada pemerintah, terutama terkait energi, ketahanan pangan, dan peningkatan sumber daya manusia,” kata Benyamin.

Setelah study meeting, rangkaian kongres akan dilanjutkan di Hotel Gran Melia, Jakarta. Panitia juga menyiapkan kehadiran peserta dari DPD dan DPC PIKI se-Indonesia.

 

Komentar