Senin, 08 Juni 2026 | 09:49
NEWS

Mendagri Dapat Usulan Perpanjangan Otsus Aceh dari Titik Nol Peradaban

Mendagri Dapat Usulan Perpanjangan Otsus Aceh dari Titik Nol Peradaban
Zam Zam Mubarak (Dok Askara)

ASKARA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pertegas usulan perpanjangan dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh sebagai langkah strategis mempercepat pemulihan pasca bencana di provinsi tersebut. Usulan itu disampaikan tokoh masyarakat langsung dari kawasan “Titik Nol Peradaban Aceh” di tepi Danau Laut Tawar, Kampung Mendale, Aceh Tengah, Senin (20/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri menegaskan pentingnya keberlanjutan dukungan fiskal bagi Aceh, terutama untuk memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) berjalan optimal dalam kurun waktu 2–3 tahun ke depan.

“Tempat ini adalah titik nol peradaban Aceh. Dari sini kita mulai lagi. Pemulihan Aceh butuh kepastian fiskal, dan Otsus adalah salah satu jawabannya,” ujar Zam Zam Mubarak, salah satu tokoh muda asal Aceh.

Lokasi yang dikunjungi merupakan situs arkeologi penting, tempat ditemukannya kerangka manusia prasejarah berusia sekitar 7.000–8.400 tahun. Berdasarkan analisis DNA, kerangka tersebut diyakini sebagai nenek moyang Suku Gayo, sehingga kawasan itu disebut sebagai titik awal peradaban Aceh.

Founder Linge Antara Institute, Zam Zam Mubarak, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menilai kehadiran Mendagri di lokasi bersejarah itu memiliki makna simbolik yang kuat bagi proses pemulihan Aceh.

“Ini bukan sekadar soal anggaran. Ini soal marwah dan keberlanjutan. Pemulihan Aceh harus berpijak pada sejarah sekaligus menatap masa depan,” kata Zam Zam.

Mendagri juga menekankan bahwa perpanjangan dana Otsus sangat krusial untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, pemulihan lahan produktif, serta penguatan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, Zam Zam mendorong adanya perubahan skema pengelolaan dana Otsus agar lebih efektif dan tepat sasaran. Ia mengusulkan peningkatan porsi anggaran bagi pemerintah kabupaten dan kota melalui mekanisme transfer langsung.

“Kalau pemulihan ingin cepat dan tepat sasaran, daerah harus punya ruang fiskal yang memadai. Skema transfer langsung akan memotong rantai birokrasi,” tegasnya.

Usulan perpanjangan Otsus yang disampaikan dari kawasan Danau Laut Tawar ini dinilai membawa pesan kuat, yakni pentingnya menghormati sejarah panjang Aceh sekaligus memperkuat komitmen membangun masa depan pasca bencana. Aceh Tengah pun dipandang sebagai salah satu simpul strategis dalam percepatan pemulihan wilayah tersebut.

 

 

Komentar