Minggu, 12 Juli 2026 | 07:26
NEWS

Anggota Manggala Agni Meninggal Mendadak, Alex Ingatkan Kemenhut Standar Keselamatan Petugas Pemadam Kebakaran Hutan

Anggota Manggala Agni Meninggal Mendadak, Alex Ingatkan Kemenhut  Standar Keselamatan Petugas Pemadam Kebakaran Hutan
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman (dok)

ASKARA-Kementerian Kehutanan diminta untuk memastikan standar keselamatan personel di lapangan tidak lagi dilakukan dengan “seadanya”.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, Rabu (1/4/2026) menyikapi kabar duka meninggalnya seorang personel Regu 4 Manggala Agni Daops Siak, Muharmizan (44), secara mendadak usai bertugas memadamkan api di Desa Palkun, Kabupaten Bengkalis, Senin (30/3).

Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan pekerjaan memadamkan api adalah tugas berisiko tinggi yang menyabung nyawa.

Oleh karena itu dia mendesak Kementerian Kehutanan untuk memastikan standar keselamatan personel di lapangan tidak lagi dilakukan dengan “seadanya”.

“Nyawa itu sangat berharga. Perlengkapan keselamatan wajib tersedia dan dipakai secara lengkap. Jangan sampai tim Manggala Agni bertugas dengan standar keselamatan seadanya,” tegas Alex.

Pihaknya juga meminta penyebab kematian mendadak Muharmizan diselidiki hingga tuntas agar kejadian serupa tidak berulang lagi.

Kematian mendadak saat bertugas ini tercatat bukan yang pertama, setelah sebelumnya perwira Brimob Polda Riau, Ipda Donald Junus Halomoan, juga gugur dengan kondisi serupa pada Agustus 2025 lalu.

Buntut dari peristiwa ini, Alex juga menuntut perlindungan nyata bagi 956 personel Manggala Agni di wilayah Sumatera melalui asuransi kesehatan dan keselamatan kerja dan pemeriksaan kesehatan secara reguler serta deteksi dini kondisi fisik personel sebelum diterjunkan ke titik api.

Semua itu wajib dilakukan sebagai bukti kehadiran negara bagi keluarga petugas," tegasnya.

Sementara itu, upaya pemadaman di lapangan terus berlangsung di tengah kepungan asap. Kabid Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, melaporkan terdapat 21 titik api (firespot) yang tersebar di wilayah Riau per Selasa (31/3).

Bengkalis menjadi wilayah terdampak terparah dengan 8 titik api, di mana lokasi seperti Desa Sukarjo Mesim dan Teluk Lecah masih memiliki api aktif dengan asap tebal.

Petugas di lapangan kini tengah melakukan penyekatan menggunakan alat berat untuk memutus perambatan api.Di wilayah lain seperti Pelalawan, Dumai, dan Indragiri Hilir, sebagian titik api dilaporkan mulai padam dan memasuki tahap pendinginan, meskipun sisa asap tipis masih menyelimuti beberapa lokasi. (dry)

Komentar