PELNI Dikaji Masuk Raja Ampat, Dorong Akses dan Wisata
ASKARA - Upaya membuka konektivitas laut ke Raja Ampat kembali menguat. Pemerintah daerah mendorong kehadiran layanan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) guna memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik.
Aspirasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Komisaris Independen PELNI, Sosialisman Hidayat Hasibuan, dengan Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam.
Dalam pertemuan itu, Orideko menegaskan pentingnya akses transportasi laut yang lebih memadai untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata di kawasan tersebut.
“Kehadiran kapal PELNI akan membuka akses lebih luas, baik untuk masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya, Jumat (27/3).
Menanggapi hal itu, Sosialisman menyatakan pihaknya akan membawa usulan tersebut ke jajaran direksi untuk dikaji lebih lanjut. Ia menegaskan komitmen PELNI dalam mendukung peningkatan konektivitas daerah, namun tetap mempertimbangkan aspek teknis dan bisnis.
“Semua akan dikaji secara komprehensif, mulai dari kesiapan pelabuhan hingga potensi penumpang,” katanya.
Pertemuan ini juga dihadiri unsur pelabuhan dan legislatif daerah, sebagai bagian dari upaya bersama mendorong realisasi rute kapal ke Raja Ampat.
Langkah tersebut dinilai sebagai awal penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN untuk mendukung pembangunan wilayah sekaligus mengoptimalkan potensi pariwisata unggulan Indonesia timur.

Komentar