Rabu, 22 Juli 2026 | 19:57
NEWS

Di Kabupaten Ini Udara Sangat Tidak Sehat, Kenapa?

Di Kabupaten Ini Udara Sangat Tidak Sehat, Kenapa?
Ilustrasi udara sangat tidak sehat (Dok freepik)

ASKARA -- Kualitas udara di Mempawah dilaporkan berada pada level sangat tidak sehat, dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 192,9 µg/m³ berdasarkan data BMKG pada 23 Maret 2026.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena angka tersebut jauh di atas ambang batas aman dan berpotensi berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

Sejumlah faktor diduga menjadi penyebab utama memburuknya kualitas udara tersebut, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di wilayah Kalimantan Barat.

Data pemantauan lingkungan mencatat adanya lebih dari 1.300 titik panas di kawasan gambut Kalimantan Barat dalam beberapa waktu terakhir, yang menjadi indikator tingginya aktivitas kebakaran lahan. 

Selain itu, kondisi cuaca yang cenderung kering dan rendahnya curah hujan turut memperparah situasi. Pemerintah daerah bahkan telah menetapkan status siaga darurat bencana asap sejak awal tahun sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko karhutla. 

Kabut asap dari kebakaran tersebut diketahui dapat menyebar ke berbagai wilayah, termasuk kawasan perkotaan, sehingga meningkatkan konsentrasi partikel halus di udara.

Sebelumnya, wilayah sekitar seperti Pontianak juga dilaporkan mengalami penurunan kualitas udara akibat kiriman asap dari kebakaran lahan di Mempawah dan sekitarnya. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa ancaman karhutla masih menjadi persoalan serius yang memerlukan penanganan terpadu, baik dari pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah pembakaran lahan.

Jika tidak segera dikendalikan, kualitas udara berpotensi semakin memburuk, terutama jika cuaca kering terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

 

 

Komentar