Kisah Spiritual
Bambu Mirip Keris di Wonosobo, Misterinya Bikin Penasaran
ASKARA - Sebuah lokasi bernuansa spiritual di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menarik perhatian para peziarah dan pencinta wisata budaya. Tempat tersebut berada di Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, yang dikenal sebagai petilasan Mpu Supo, seorang empu pembuat keris pada masa Kerajaan Mataram.
Di lokasi yang dipercaya sebagai tempat Mpu Supo menempa keris, tumbuh rumpun bambu unik yang bentuknya berkelok-kelok menyerupai bilah keris. Bambu tersebut dikenal masyarakat sebagai bambu rengkol dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang untuk berziarah maupun sekadar melihat keunikan alam tersebut.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, Mpu Supo dahulu menempa keris di tempat tersebut dengan kemampuan luar biasa. Air yang mengalir di area itu konon digunakan untuk mencuci keris hasil tempaannya. Menariknya, di tanah yang dialiri air tersebut kemudian tumbuh bambu yang bentuknya melengkung seperti keris.
Pemerhati spiritual Kanjeng Yoga Hartanto mengatakan fenomena bambu tersebut tergolong unik karena bentuknya hanya muncul di area petilasan.
“Jika bibit bambu dari lokasi itu ditanam di luar kawasan petilasan, biasanya bambu akan tumbuh lurus seperti bambu pada umumnya,” ujarnya.
Menurutnya, keunikan tersebut membuat banyak orang meyakini kawasan tersebut memiliki nilai spiritual yang kuat, selain juga faktor alam yang mungkin memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Nama Sedayu sendiri diyakini berasal dari istilah “sida ayem” yang berarti menjadi damai. Warga setempat juga dikenal hidup rukun dan jarang terjadi konflik antarwarga, yang oleh sebagian orang dikaitkan dengan keberadaan petilasan tersebut.
Tidak jauh dari lokasi rumpun bambu, terdapat makam Mpu Supo yang sering dikunjungi masyarakat untuk berziarah atau melakukan semedi. Namun, terdapat aturan tidak tertulis bagi para pengunjung, yakni dilarang meminta kekayaan atau nomor perjudian.
Permohonan yang diperbolehkan biasanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan, pangkat, jabatan, atau kebijaksanaan hidup, dan tetap harus dipanjatkan kepada Tuhan, bukan kepada tempat tersebut.
Di kawasan petilasan terdapat sekitar delapan rumpun bambu unik. Menariknya, pada setiap ruas bambu tersebut terdapat air jernih yang terasa sejuk ketika disentuh.
Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus melewati hamparan perkebunan teh di kawasan perbukitan Sapuran. Suasana alam yang sejuk dan tenang membuat petilasan Mpu Supo tidak hanya menjadi tujuan spiritual, tetapi juga destinasi wisata budaya dan alam di Wonosobo.

Komentar