Rabu, 17 Juni 2026 | 17:11
COMMUNITY

PP MPI Kunci Target Medali Asian Games Nagoya

PP MPI Kunci Target Medali Asian Games Nagoya
Ketua Umum PP MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo (duduk center) berfoto bersama pengurus usai Rakernas 2026. (Foto: Humas AU)

ASKARA - Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 secara daring, Sabtu (14/2/2026). Agenda ini menjadi titik konsolidasi nasional untuk memperkuat transformasi organisasi sekaligus mempercepat program pembinaan menuju target besar: merebut medali pada Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.

Rakernas dipimpin langsung Ketua Umum PP MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo. Hadir pula sejumlah pemangku kepentingan olahraga nasional, antara lain Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman serta Komisi Eksekutif NOC Indonesia (KOI) Hary Warga Negara.

Rakernas tahun ini mengusung tema “Transformasi dan Akselerasi Prestasi Modern Pentathlon Indonesia Menuju Asian Games 2026.” Dalam forum tersebut, Purwoko didampingi Sekjen PP MPI Marsekal Pertama TNI Ridwan Gultom bersama jajaran pengurus pusat memandu jalannya rapat kerja.

Sebanyak 22 Pengprov MPI dari total 27 Pengprov tercatat mengikuti Rakernas. Kehadiran mayoritas daerah ini dinilai sebagai sinyal soliditas dan komitmen bersama dalam membangun cabang olahraga modern pentathlon yang menggabungkan lima disiplin: anggar, renang, obstacle, menembak, dan lari.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan apresiasi atas konsistensi PP MPI dalam membina atlet, terutama karena pembinaan mulai meluas dan tidak terpusat di ibu kota.

“Dengan kehadiran 22 Pengprov hari ini, ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan Modern Pentathlon tidak hanya berpusat di Jakarta, tapi sudah merata ke daerah-daerah,” ujar Marciano.

Sementara itu, Hary Warga Negara mewakili KOI menekankan bahwa tata kelola organisasi yang kuat dan adaptif menjadi fondasi penting agar atlet Indonesia mampu bersaing di level Asia hingga Olimpiade.

Dalam pemaparannya, Purwoko menyebut kalender kompetisi Modern Pentathlon Indonesia tahun 2026 akan berjalan padat. Selain Kejuaraan Nasional, Indonesia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Asian Championship U-17 dan U-19, sebelum puncaknya Asian Games 2026 pada September.

Purwoko juga mengingatkan bahwa pembinaan yang solid terbukti berdampak pada prestasi, seperti capaian Indonesia pada SEA Games Thailand 2025 dengan torehan satu emas, empat perak, dan tiga perunggu.

PP MPI turut mengungkapkan bahwa Indonesia sudah meloloskan tiga atlet untuk tampil di Asian Games Nagoya, yakni dua atlet putri dan satu atlet putra. Namun PP MPI masih akan mendorong penambahan kuota atlet agar peluang medali semakin terbuka.

“Kita sudah berhasil meloloskan dua atlet putri dan satu atlet putra rebut tiket tampil di Asian Games 2026 Nagoya Jepang. Tapi kita akan berjuang sekuat tenaga untuk dapat menambah atlet yang lolos,” kata Purwoko.

Selain program prestasi, Rakernas juga menelurkan sejumlah regulasi baru, termasuk sosialisasi format kompetisi terbaru sesuai standar Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM). Sekjen PP MPI Ridwan Gultom menegaskan pelaksanaan Rakernas secara daring merupakan bentuk adaptasi digital organisasi agar koordinasi pusat-daerah tetap efektif.

Ridwan menyebut Rakernas memutuskan sejumlah aturan organisasi, mulai dari penyelenggaraan kejuaraan, pendirian klub, hingga penyempurnaan AD/ART.

Dengan dukungan KONI Pusat dan NOC Indonesia serta soliditas daerah, PP MPI optimistis Modern Pentathlon Indonesia mampu menorehkan sejarah baru dan membawa Merah Putih bersinar di Asian Games Nagoya 2026.

 

 

Komentar