Jalur Aceh-Sumut Macet Merayap, Jembatan Kuta Blang Putus
ASKARA - Jalur lintas nasional Banda Aceh-Medan mengalami gangguan serius setelah Jembatan Kuta Blang di Kabupaten Bireuen, Aceh, putus total akibat diterjang banjir. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/2/2026) dan sempat membuat akses utama Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) lumpuh.
Jembatan yang menjadi penghubung vital Aceh-Sumatera Utara itu sebelumnya tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut memicu antrean panjang dan menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.
Belakangan, arus lalu lintas mulai dibuka secara terbatas dengan penggunaan jembatan darurat (Jembatan Bailey). Namun karena hanya dapat dilewati satu jalur, sistem buka-tutup diterapkan sehingga kendaraan harus bergantian melintas.
Situasi itu menyebabkan kemacetan parah, terutama pada malam hari, karena volume kendaraan yang melintas di jalur Banda Aceh-Medan tergolong tinggi.
Sejumlah pihak menilai pembangunan jembatan permanen perlu segera dilakukan agar jalur transportasi utama kembali normal. Jalinsum Aceh-Sumut dinilai menjadi urat nadi ekonomi kawasan, termasuk untuk arus keluar masuk barang.
Selain kebutuhan mobilitas masyarakat, perekonomian Aceh juga masih memiliki ketergantungan kuat terhadap Sumatera Utara. Sejumlah komoditas strategis Aceh, seperti Kopi Arabika Gayo, diketahui masih banyak dikirim melalui Pelabuhan Belawan di Sumut.
Dengan kondisi tersebut, percepatan perbaikan akses jalan dan jembatan dinilai penting sebagai bagian dari pemulihan ekonomi Aceh pascabencana serta untuk menjaga kelancaran distribusi logistik antarprovinsi.

Komentar