DPP BARET ICMI Desak Evaluasi Nasional Percepat Penanganan Bencana Aceh
ASKARA - Ketua Umum Badan Reaksi Cepat Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (DPP BARET ICMI), Lili Erawati, mendesak pemerintah melakukan evaluasi nasional terkait penanganan bencana di Aceh yang dinilai masih berjalan lambat. Hingga kini, Aceh masih berada dalam fase transisi darurat, dengan tiga kabupaten, Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang, masih berstatus darurat.
Lili menyoroti pembangunan hunian sementara yang disebut masih di bawah 50 persen, sehingga diperlukan langkah percepatan dan koordinasi lintas pihak agar penanganan bencana tidak berlarut-larut.
“Aceh sebagai daerah awal peradaban Islam di bumi Nusantara harus mendapatkan perhatian khusus dalam penanganan bencana,” ujar Lili dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, evaluasi nasional perlu melibatkan banyak unsur, mulai dari kepala daerah, relawan, kementerian terkait, pers, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia menilai, pendekatan kolaboratif sangat penting untuk menuntaskan misi kemanusiaan dan memastikan program pemulihan berjalan tepat sasaran.
Lili juga mendorong transformasi penataan Aceh pascabencana dilakukan dengan prinsip Eko Teologi, yakni pemulihan yang tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ekosistem lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam Aceh yang dinilai sangat berlimpah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya rehabilitasi lahan sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi masyarakat. Namun, menurutnya, langkah tersebut harus melalui kajian komprehensif agar kebijakan pemulihan tidak sekadar memindahkan masalah menjadi persoalan baru di kemudian hari.
Untuk memotivasi masyarakat di wilayah yang masih terisolasi, seperti Kecamatan Linge di Aceh Tengah, BARET ICMI juga merencanakan program Sekolah Alam. Program itu disebut akan dilakukan melalui kolaborasi bersama masyarakat adat dan ulama, mengingat Linge merupakan bagian dari jalur penting peradaban penyebaran Islam di Nusantara.
Sebagai langkah lanjutan, Lili menyatakan BARET ICMI akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional sekaligus program “BARET ICMI Hadir” guna memperkuat solusi dan mempermudah langkah penanganan bencana Aceh secara lebih terukur dan menyeluruh.

Komentar