Kardinal Suharyo Rayakan 50 Tahun Tahbisan Imamat
ASKARA - Umat Katolik Indonesia bersyukur dan menyampaikan doa atas peringatan 50 tahun tahbisan imamat Rama Ignatius Kardinal Suharyo yang diperingati pada Senin, 26 Januari 2026. Lima dekade perjalanan imamat ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pelayanan Gereja Katolik di Indonesia.
Ucapan selamat dan doa mengalir dari berbagai kalangan, baik rohaniwan maupun umat, sebagai bentuk penghormatan atas ketekunan dan kesetiaan Kardinal Suharyo dalam menjalani panggilan imamat.
Salah satu ucapan datang dari Romo Yos Bintoro, Pr, yang menyampaikan doa dalam bahasa Jawa:
“Sugeng tanggap warsa imamat kaping 50. Mugi tansah pinaringan kawilujengan saha kebak bingah kabinerkahan lan sukacita wonten ing paladosan.”
Doa tersebut mengandung harapan agar Kardinal Suharyo senantiasa dianugerahi keselamatan, kebahagiaan, berkat, serta sukacita dalam menjalankan pelayanan pastoralnya.
Selama 50 tahun imamat, Kardinal Suharyo dikenal sebagai gembala yang menaruh perhatian besar pada pendidikan, dialog antariman, kemanusiaan, serta penguatan nilai kebangsaan. Kiprahnya dinilai berperan penting dalam merawat harmoni dan toleransi di tengah kemajemukan Indonesia.
Peringatan emas imamat ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur pribadi, tetapi juga momentum refleksi bagi umat Katolik akan makna panggilan pelayanan, keteladanan hidup sederhana, serta komitmen untuk terus menghadirkan kasih dalam kehidupan bermasyarakat.

Komentar