Rabu, 22 Juli 2026 | 03:03
LIFESTYLE

JS Management Antar Remaja Surabaya Tembus Top Three Puteri Kebaya

JS Management Antar Remaja Surabaya Tembus Top Three Puteri Kebaya
Ghifara Denok Prameswari atau Ghia (sisi kiri) Miss Jasmine (Sisi kanan) (Dok Erfan)

ASKARA - Kiprah JS Management sebagai lembaga pengembangan minat dan bakat di bidang entertainment dan kreativitas kembali membuahkan hasil membanggakan. Lembaga yang fokus pada pelatihan modeling, dance, dan public speaking bagi anak-anak serta remaja ini konsisten menghadirkan pembinaan berbasis karakter, kepercayaan diri, dan mental juara.

Berada di bawah binaan praktisi berpengalaman dari dunia pendidikan, modeling, dan industri kreatif, JS Management tidak sekadar mengajarkan teknik tampil di atas panggung. Setiap peserta juga dibekali nilai disiplin, etika, serta keberanian untuk mengekspresikan diri di ruang publik, sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berdaya saing.

Capaian tersebut tercermin dari prestasi Ghifara Denok Prameswari atau Ghia, remaja asal Surabaya yang sukses meraih Runner Up 2 Puteri Kebaya Jawa Timur 2025 kategori remaja. Siswi SMPN 3 Surabaya kelahiran 1 Desember 2012 ini sebelumnya tidak memiliki latar belakang modeling maupun pageant.

Aktif di berbagai organisasi dan seni, seperti OSIS, Team Talenta, Spega Voice, Spegabaya Band, Karawitan Spegalaras, Seni Jaranan Anak, hingga Seni Ludruk Nom-noman Kartar Kota Surabaya, Ghia mulai tertarik dunia modeling saat berniat mengikuti ajang Puteri Kebaya Jawa Timur 2025. Keterbatasan pengalaman membuatnya mencari tempat pelatihan yang tepat hingga akhirnya memilih JS Management setelah melihat informasi melalui Instagram.

Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Ghia mengikuti kelas privat dengan intensitas latihan tiga kali dalam sepekan. Proses tersebut diwarnai berbagai tantangan, mulai dari kesulitan berjalan menggunakan high heels setinggi 15 sentimeter hingga rasa kurang percaya diri yang sempat membuatnya hampir menyerah.

Pendampingan intensif dari Miss Jasmine dan Miss Sally, disertai motivasi berkelanjutan serta dukungan penuh dari orang tua, menjadi faktor penting dalam perkembangan Ghia. Memasuki bulan kedua, kemajuan signifikan mulai terlihat hingga akhirnya ia mampu tampil maksimal pada malam final.

Keberhasilan meraih posisi Top Three menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang tepat mampu mengubah keterbatasan menjadi prestasi. “Saya merasa seperti bermimpi. Dari tidak percaya diri, kini saya berani tampil dan yakin dengan kemampuan diri sendiri,” tutur Ghia dalam kesaksiannya.

JS Management menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang tumbuh generasi muda dalam mengembangkan bakat, membangun karakter, dan mencetak prestasi. Dari proses yang konsisten dan penuh dedikasi, lahirlah pencapaian yang membanggakan di tingkat regional maupun nasional.

 

 

Komentar