Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27
COMMUNITY

PWI Bangka Belitung Sepakati Pembentukan Koperasi PWI Babel Sejahtera

PWI Bangka Belitung Sepakati Pembentukan Koperasi PWI Babel Sejahtera
Rapat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bangka Belitung secara resmi sepakati pembentukan Koperasi PWI Babel Sejahtera (Dok PWI Babel)

ASKARA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bangka Belitung resmi menyepakati pembentukan Koperasi PWI Babel Sejahtera sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan anggota. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat pembentukan koperasi yang digelar di Sekretariat PWI Babel, Jumat (16/1/2026).

Dalam rapat tersebut, PWI Babel menetapkan struktur kepengurusan inti koperasi. Respisius Leba dipercaya menjabat sebagai Ketua, Donny Fahrum sebagai Sekretaris, dan Desfiarini sebagai Bendahara.

Ketua PWI Babel, Muhammad Fathurrakhman atau yang akrab disapa Boy, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kekuatan ekonomi bersama di internal PWI.

“Pembentukan Koperasi PWI Babel Sejahtera ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Ini adalah kerja bersama yang membutuhkan dukungan seluruh anggota PWI Babel,” kata Boy.

Ia menegaskan, koperasi ini bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh seluruh anggota PWI Babel tanpa pengecualian. Menurutnya, koperasi diharapkan menjadi ruang kolaborasi, solidaritas, dan kebersamaan antarjurnalis di Bangka Belitung.

Boy juga mengajak seluruh anggota PWI Babel untuk aktif bergabung sebagai anggota koperasi, terlebih saat ini PWI telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi.

“Mari kita bergerak bersama. Koperasi ini milik kita semua, satu hati untuk PWI Babel,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi PWI Babel Sejahtera yang juga Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Babel, Respisius Leba, menjelaskan bahwa koperasi telah menetapkan syarat awal keanggotaan berupa simpanan pokok.

“Simpanan pokok ditetapkan sebesar Rp150.000 per anggota. Sejumlah anggota PWI Babel sudah mulai menyetorkan simpanan pokok tersebut dan telah diterima bendahara koperasi,” jelasnya.

Respi menambahkan, simpanan pokok tersebut akan menjadi modal awal untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan koperasi. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mengurus legalitas koperasi agar memiliki dasar hukum yang kuat.

“Kami akan segera mencatatkan koperasi ini ke notaris. Legalitas penting agar koperasi bisa berjalan profesional dan berkelanjutan. Kunci keberhasilan koperasi adalah kebersamaan dan kepercayaan,” tegas Respi.

Ia pun mengajak seluruh anggota PWI Babel untuk terlibat aktif dan mendukung keberadaan koperasi. Menurutnya, Koperasi PWI Babel Sejahtera diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota.

“Ini bukan sekadar koperasi, tetapi wujud kebersamaan dan semangat kekeluargaan PWI Babel,” pungkasnya.

 

 

Komentar