Kamis, 18 Juni 2026 | 00:53
LIFESTYLE

Panduan Meditasi Mudah bagi Pemula Menemukan Ketenangan Jiwa

Panduan Meditasi Mudah bagi Pemula Menemukan Ketenangan Jiwa
Ilustrasi meditasi (Dok Askara)

ASKARA - Praktisi meditasi Kanjeng Yoga Hartantoro menekankan bahwa meditasi sejatinya merupakan proses menyelaraskan napas, pikiran, dan niat batin. Menurutnya, langkah awal meditasi dapat dilakukan dengan teknik pernapasan sederhana yang mudah dipraktikkan oleh siapa saja.

Meditasi diawali dengan menarik napas secara perlahan, menahannya sejenak, lalu menghembuskannya kembali secara perlahan sambil menghitung di dalam hati satu, dua, tiga pada setiap tahapan. Pola pernapasan ini dilakukan sebanyak lima kali atau hingga tubuh terasa rileks dan ringan.

Setelah itu, napas dikembalikan ke pola alami tanpa pengaturan khusus. Praktisi meditasi dianjurkan untuk menyadari setiap tarikan dan hembusan napas, diam dalam keheningan, atau memusatkan hati dengan mengulang doa secara perlahan di dalam batin.

Sebagai penutup, Kanjeng Yoga menyarankan agar meditasi diakhiri dengan menarik napas panjang secara perlahan dan menghembuskannya kembali secara perlahan sebelum membuka mata dan kembali beraktivitas.

Ia juga mengingatkan pentingnya unsur spiritual dalam praktik meditasi. “Meditasi sebaiknya diawali dan diakhiri dengan doa. Ini bukan sekadar teknik relaksasi, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Tuhan,” ujarnya, Jumat (16/1).

Menurut Kanjeng Yoga Hartantoro, meditasi yang dilakukan secara rutin dapat membantu menenangkan pikiran, menyeimbangkan emosi, serta meningkatkan kesadaran diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan kesederhanaannya, meditasi menjadi praktik yang relevan di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat.

 

 

Komentar