PTM 33 Uji Tanding Persahabatan dengan PTM Dutamas
Oleh: Kipot
ASKARA - Klub tenis meja PTM 33 menggelar uji tanding persahabatan (sparing) melawan PTM Dutamas pada Kamis malam, 15 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung seusai salat Magrib tersebut digelar di Graha Triputra, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, yang menjadi markas latihan PTM Dutamas.
Sebanyak 21 pemain (pongers) dari PTM 33 hadir dan disambut hangat oleh lebih dari 30 pongers PTM Dutamas. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus adu kemampuan setelah lebih dari satu tahun kedua klub tidak bertemu.
“Ini momen yang membahagiakan. Uji tanding ini menjadi ajang temu kangen sekaligus mempererat persaudaraan sesama penghobi tenis meja,” ujar Wakil Ketua PTM Dutamas, Herman, Kamis (15/1).
Acara diawali dengan prosesi saling tukar cendera mata antara pengurus PTM 33 dan PTM Dutamas sebagai simbol persahabatan dan sportivitas antar-klub.
Ketua PTM 33, Yangki, menceritakan awal berdirinya komunitas tenis meja tersebut. Menurutnya, PTM 33 bermula dari kelompok kecil pemain yang rutin berlatih di balai pertemuan warga di salah satu kompleks perumahan di kawasan Palem, Jakarta Barat.
“Nama PTM 33 diambil dari nomor rumah saya, nomor kendaraan, hingga nomor telepon yang kebetulan sama-sama mengandung angka 33. Bahkan di jersey kami ada gambar jaring dengan laba-laba, yang dalam primbon juga dikaitkan dengan angka 33,” jelas Yangki.
Seiring bertambahnya jumlah anggota yang kini mencapai sekitar 40 orang, PTM 33 memindahkan lokasi latihan ke Mal Taman Palem. Lokasi tersebut dinilai lebih representatif dengan area yang luas, jumlah meja tenis meja yang memadai, serta akses parkir yang lebih mudah.
Pertandingan persahabatan berlangsung seru dan kompetitif. Skor antar-pemain kerap berakhir tipis, menandakan kekuatan kedua tim yang relatif seimbang.
“Seru banget. Lawan tandingnya imbang, selisih skornya juga tipis-tipis,” kata Hindra, salah satu pongers PTM 33.
Sementara itu, Halim dari PTM Dutamas menilai ajang sparing seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi anggota yang masih relatif baru bergabung.
“Lewat sparing persahabatan dan turnamen internal seperti ini, kami bisa mengasah skill dan menambah pengalaman. Setiap lawan punya gaya dan teknik bermain yang berbeda,” ujarnya.
Selain pertandingan, para pongers juga disuguhi makanan ringan hasil donasi dari anggota PTM, sehingga suasana kebersamaan semakin terasa hangat dan akrab.
Kegiatan sparing ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin guna mempererat persahabatan antar-klub tenis meja sekaligus meningkatkan kualitas permainan para pongers.

Komentar