Rabu, 17 Juni 2026 | 18:46
COMMUNITY

Chainsaw Relawan Hilang di Lokasi Bencana, TRAMP Tetap Bertahan!

Chainsaw Relawan Hilang di Lokasi Bencana, TRAMP Tetap Bertahan!
Muhammad Ismukandar Mandji, Arya Sheva Fadillah, dan Simo Bimantoro Jyalito foto bersama di depan hunian sementara yang telah mereka bangun (Dok Ismu)

ASKARA - Kabar duka datang dari tim relawan Yayasan Top Ranger And Mountain Pathfinder (TRAMP) yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru. Salah satu peralatan vital milik relawan, berupa mesin chainsaw, dilaporkan hilang diduga dicuri saat disimpan di hunian sementara (huntara).

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh relawan TRAMP, Muhammad Ismukandar Mandji. Ia mengungkapkan kesedihannya karena chainsaw merupakan alat utama yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana.
“Inna lillahi… mesin chainsaw dicuri orang. Disimpan di huntara karena belum ada kuncinya. Peralatan kita itu ibarat senjata, tidak boleh teledor,” ungkapnya dengan nada prihatin, Sabtu (10/1).

Tim relawan TRAMP yang terdiri dari Muhammad Ismukandar Mandji, Arya Sheva Fadillah, dan Simo Bimantoro Jyalito telah tiba di lokasi bencana dan sejak awal berkomitmen membantu warga Desa Garoga bangkit dari keterpurukan. Kehilangan alat tersebut tentu menjadi pukulan berat, mengingat keterbatasan sarana di lapangan.

Meski demikian, para relawan menegaskan tidak akan menghentikan misi kemanusiaan. Dengan peralatan yang tersisa dan semangat gotong royong, mereka tetap berupaya melanjutkan pembangunan hunian sementara demi memastikan warga memiliki tempat berlindung yang layak.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perjuangan relawan di lapangan tidak hanya menghadapi medan berat dan cuaca ekstrem, tetapi juga risiko kehilangan sarana pendukung. Di tengah duka dan keterbatasan, dedikasi relawan TRAMP tetap menyala demi kemanusiaan.

Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap perjuangan para relawan di lapangan, Yayasan Sosial Kemanusiaan TRAMP membuka ruang partisipasi bagi masyarakat luas yang ingin menyalurkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui rekening BSI 7895555333 atas nama Yayasan Sosial Kemanusiaan TRAMP.

Selain donasi finansial, masyarakat juga dapat berkoordinasi langsung untuk bantuan logistik maupun dukungan lainnya melalui layanan informasi yang dibuka oleh tim TRAMP. Kontak yang dapat dihubungi yakni Nawir di nomor 0816-110-2432 (WhatsApp) dan Syaiful di nomor 0812-9544-769.

Bantuan dan kepedulian dari masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban para relawan serta memastikan misi kemanusiaan di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, terus berjalan demi membantu warga terdampak bencana.

 

 

Komentar