Kamis, 04 Juni 2026 | 06:31
MILITER

TNI AL Tutup Tahun dengan Aksi Kemanusiaan di Bireuen Aceh

TNI AL Tutup Tahun dengan Aksi Kemanusiaan di Bireuen Aceh
Aksi kemanusiaan TNI-AL di Bireuen Aceh (Dok Dispenal)

ASKARA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menutup akhir tahun 2025 dengan menggelar aksi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Aceh. Melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Sumatera 2025, puluhan prajurit TNI AL turun langsung melayani masyarakat, Rabu (31/12/2025).

Alih-alih larut dalam euforia pergantian tahun, prajurit TNI AL memilih hadir di tengah masyarakat Desa Pantee Lhong dan Desa Blang Panjoe, Kecamatan Peusangan, dengan membawa layanan kesehatan, pendampingan psikologis, serta bantuan logistik.

Sejak pagi hari, suasana di dua desa tersebut tampak berbeda. Personel gabungan yang terdiri dari tim medis Pusat Kesehatan Angkatan Laut (Puskesal), tenaga spesialis kejiwaan dari Dinas Psikologi TNI AL (Dispsial), prajurit elit Kopaska, hingga awak KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 bahu-membahu melayani warga dengan pendekatan humanis.

Sebanyak 115 warga tercatat mendapatkan layanan kesehatan. Di Desa Pantee Lhong, tim medis melayani pemeriksaan kesehatan umum dan perawatan gigi. Sementara itu, di Desa Blang Panjoe, antusiasme warga terlihat dari 81 orang yang tertib mengantre untuk memperoleh pengobatan gratis.

Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, TNI AL juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi psikologis warga pascabencana. Tim Dispsial menggelar kegiatan trauma healing dengan melibatkan 45 orang dewasa melalui dialog dan pendampingan psikologis. Sementara anak-anak diajak bermain dan berinteraksi untuk membantu memulihkan kondisi mental mereka.

Di lokasi yang sama, personel Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe bersama prajurit Kopaska turut bergotong royong membersihkan lingkungan desa agar kembali bersih dan nyaman.

Sebagai bentuk dukungan logistik, TNI AL menyerahkan bantuan berupa paket sembako, alas tidur, dan tabung gas kepada Kepala Desa Blang Panjoe, Ruslan, S.E. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Komandan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, Kolonel Laut (P) Ridwansyah, dan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI AL di tengah kesulitan rakyat merupakan bentuk nyata pengabdian.

“Kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat bukan sekadar simbol, tetapi harus menjadi solusi yang menyejukkan. Kita hadir untuk merangkul, membantu, dan memastikan rakyat merasa aman serta terlindungi. Inilah hakikat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Kasal.

Aksi kemanusiaan tersebut menjadi penutup tahun 2025 bagi TNI AL sekaligus menegaskan komitmen matra laut untuk selalu hadir di hati rakyat, dalam situasi apa pun.

 

Komentar