Di Tengah Bencana dan Sunyi, Tim Medis Tiba di Linge
ASKARA - Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Baret ICMI) Aceh Tengah mengirimkan tim medis ke wilayah Linge, Kabupaten Aceh Tengah, guna membantu penanganan krisis kesehatan pascabencana yang melanda kawasan tersebut.
Tim medis diberangkatkan kemarin pagi menggunakan helikopter BNPB, menyusul kondisi wilayah yang masih sulit dijangkau melalui jalur darat. Misi kesehatan ini telah melalui koordinasi intensif dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI serta Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah.
Ketua Kelompok Kerja Baret ICMI Aceh Tengah, Hardy Fauzi, mengatakan kehadiran tim medis diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan masih berada dalam kondisi terisolasi.
"Kami berharap kehadiran tim medis ini dapat membantu mengurangi beban warga Linge yang masih terisolasi akibat bencana," ujar Hardy Fauzi, Rabu (31/12/2025).
Tim medis Baret ICMI memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak, dengan fokus pada penanganan darurat, kesehatan ibu dan anak, serta penyakit yang berpotensi muncul pascabencana.
Sementara itu, koordinator tim medis, dr. Fitri Fatimah, melaporkan kondisi darurat di lapangan, termasuk keterbatasan komunikasi akibat tidak tersedianya jaringan seluler.
"Kami tidak mendapatkan sinyal dan saat ini berada di tengah hutan untuk mencari jaringan," ujar dr. Fitri dalam laporannya dari lokasi.
Ia juga melaporkan adanya kasus kegawatdaruratan obstetri yang membutuhkan penanganan segera. Pasien bernama Susparida (32) mengalami kontraksi sejak pukul 17.00 WIB sehari sebelumnya, dengan kondisi kepala bayi telah masuk Pintu Atas Panggul, sementara usia kehamilan belum mencukupi.
Hingga berita ini diturunkan, dr. Fitri melaporkan bahwa pasien telah melahirkan, namun bayi dinyatakan meninggal dunia. Pasien saat ini membutuhkan rujukan medis segera untuk penanganan lanjutan.
Baret ICMI Aceh Tengah menegaskan akan terus melakukan pendampingan medis serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan dan layanan kesehatan bagi warga Linge pascabencana.

Komentar