Rabu, 22 Juli 2026 | 01:13
NEWS

24 Hari Pascabanjir, Desa Garoga Masih Terluka, TRAMP Ungkap Fakta Lapangan

24 Hari Pascabanjir, Desa Garoga Masih Terluka, TRAMP Ungkap Fakta Lapangan
Salah satu sudut kampung Batang Toru (Dok TRAMP)

ASKARA - Tim pendahulu Top Ranger And Mountain Pathfinder (TRAMP) yang telah tiba di lokasi bencana banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terdiri dari Muhammad Ismukandar Mandji, Arya Sheva Fadillah, dan Simo Bimantoro Jyali, menginformasikan situasi hingga saat ini, Rabu (24/12/2025).

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kondisi Desa Garoga hingga hari ke-24 pascabencana masih belum menunjukkan perubahan signifikan. Kerusakan akibat banjir bandang masih terlihat di berbagai titik, sementara aktivitas pemulihan terus berlangsung.

“Sudah 24 hari berlalu, wajah Desa Garoga masih belum banyak berubah. Akses jalan baru bisa dilintasi melalui jalan darurat yang dibuat oleh TNI dan Polri,” ungkap tim pendahulu TRAMP dalam laporannya.

Puluhan alat berat masih bekerja siang dan malam untuk membangun jembatan baru di atas sungai yang terbentuk akibat banjir bandang. Pembangunan infrastruktur darurat tersebut menjadi tumpuan utama mobilitas warga dan distribusi bantuan.

Namun, di tengah proses pemulihan, persoalan baru muncul. Tumpukan pakaian bekas hasil donasi terlihat berserakan di sejumlah titik, banyak di antaranya sudah basah dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Masalah ini hampir selalu terjadi di lokasi bencana. Tumpukan pakaian bekas yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, terutama demam berdarah,” ujar tim TRAMP.

Ajakan Solidaritas Kemanusiaan

Salah satu pengurus TRAMP, Nawir, mengajak masyarakat luas untuk terus menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan membantu para korban bencana di Desa Garoga.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi membantu para korban. Bantuan dalam bentuk apa pun, baik logistik maupun dana, sangat dibutuhkan sebagai wujud solidaritas dan rasa syukur atas keselamatan yang masih diberikan,” kata Nawir.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, donasi dapat dikirimkan melalui Rekening BSI 7895555333 atas nama Yayasan Sosial Kemanusiaan TRAMP. Selain itu, layanan informasi dan koordinasi bantuan dibuka melalui Nawir (WhatsApp 0816-110-2432) dan Syaiful (WhatsApp 0812-9544-769).

TRAMP berharap dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan Desa Garoga serta meringankan beban para korban yang terdampak banjir bandang.

 

 

Komentar