Senin, 08 Juni 2026 | 19:16
NEWS

Beasiswa PHI Antar Putra Kalsel Raih Asa Pendidikan Tinggi

Beasiswa PHI Antar Putra Kalsel Raih Asa Pendidikan Tinggi
Muhammad Fery Restiawan Ramadhani, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Lambung Mangkurat (Dok PHI)

ASKARA - Program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan (BSBK) yang digagas PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Kalimantan. Pada 2025, sebanyak 15 mahasiswa terpilih resmi memulai perjalanan akademik di berbagai perguruan tinggi di Kalimantan, membawa harapan baru bagi masa depan pribadi dan daerah asal mereka.

Para penerima beasiswa tersebut kini menjalani semester pertama di Universitas Borneo Tarakan, Universitas Mulawarman, Politeknik Negeri Samarinda, Institut Teknologi Kalimantan, serta Universitas Lambung Mangkurat. Program beasiswa penuh ini tak sekadar menjadi bantuan finansial, tetapi juga wujud keberpihakan PHI terhadap penguatan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasionalnya.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Fery Restiawan Ramadhani, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Lambung Mangkurat, mengaku program ini menjadi penopang penting dalam perjuangannya menempuh pendidikan sarjana. Beasiswa yang diterimanya pada November 2025 itu meringankan beban biaya hidup, terutama sebagai mahasiswa perantau.

Lulusan SMKN 1 Tanjung tersebut menyebut perjalanan menuju bangku kuliah tidak mudah. Kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari tempat tinggal hingga transportasi, menjadi tantangan yang harus dihadapi. Namun, bagi Fery, keterbatasan justru menjadi ruang belajar tentang kemandirian dan tanggung jawab.

“Semua keterbatasan saya jadikan proses pembelajaran. Dari situ saya belajar bertahan, berusaha, dan terus melangkah,” ujarnya, Kamis (18/12).

Dukungan keluarga, kata Fery, menjadi sumber kekuatan utama. Nasihat orang tua untuk tetap berpikir positif, ikhlas, dan bersyukur selalu ia pegang, termasuk saat mengikuti seleksi BSBK. Proses seleksi yang panjang ia maknai sebagai pembelajaran mental dan ketekunan.

“Kalaupun tidak lolos, saya sudah menyiapkan alternatif, termasuk bekerja agar tidak membebani orang tua,” tuturnya.

Kini, setelah resmi menjadi penerima Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan, Fery bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Ia berharap dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan kelak berkontribusi bagi masyarakat. Baginya, BSBK bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih baik.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menjelaskan bahwa BSBK merupakan hasil kolaborasi PHI dengan Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana, didukung anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

“Pada 2025, PHI memberikan beasiswa penuh kepada 15 mahasiswa yang berasal dari wilayah ring 1 operasi perusahaan,” ujar Dony.

Para penerima berasal dari sejumlah wilayah di Kalimantan Timur seperti Muara Badak, Muara Jawa, Samboja, Marangkayu, Anggana, dan Sanga-Sanga, serta dari Tarakan, Kalimantan Utara, dan Murung Pudak, Kalimantan Selatan.

Dony menambahkan, proses seleksi yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025 menghadirkan banyak kisah inspiratif. Program ini diresmikan dalam acara inaugurasi di Balikpapan pada 17 November 2025, yang dihadiri perwakilan pemerintah daerah, SKK Migas, Pertamina Foundation, serta manajemen PHI.

Selain pembiayaan pendidikan dan bantuan biaya hidup, BSBK juga membekali penerima dengan program pengembangan kapasitas berbasis lingkungan. Para mahasiswa akan terlibat dalam Aksi Sobat Bumi dan program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) sebagai bagian dari penguatan kepedulian sosial dan lingkungan.

PHI menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan lahir generasi muda Kalimantan yang mandiri, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan masa depan Indonesia.

 

 

Komentar