Senin, 15 Juni 2026 | 23:14
COMMUNITY

Forum Borobudur Nyatakan Tak Lagi Akui Kepemimpinan Agum Gumelar

Munas Khusus IKAL Lemhannas Tetapkan Tim Presidium Baru

Forum Borobudur Nyatakan Tak Lagi Akui Kepemimpinan Agum Gumelar
Tim Reformasi Penyelamatan Marwah Organisasi akibat mandeknya MUNAS V (Dok Pao)

ASKARA - Forum Borobudur, wadah komunikasi yang terdiri atas 20 DPD IKAL dan 42 DPA IKAL Lemhannas, resmi menyatakan tidak lagi mengakui Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar sebagai Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas. Sikap ini diambil menyusul deadlock pada MUNAS V IKAL Lemhannas pada 23 Agustus 2025 serta berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2020–2025 pada 5 Oktober 2025.

Ketua OC Munas Khusus IKAL, Dr. Redy PS, dan Ketua SC Munas, Dr. Amran, dalam keterangan tertulis yang diterima Askara, Rabu malam (10/12), mengatakan, keputusan ini lahir karena Agum Gumelar tidak merespons tiga surat resmi yang dikirimkan DPD dan DPA IKAL seluruh Indonesia terkait permintaan pelaksanaan MUNAS lanjutan. “Dengan tidak adanya tindak lanjut, kepemimpinan beliau dinyatakan tidak lagi sah menurut mekanisme organisasi,” ujar Dr. Redy.

Munas Khusus IKAL Lemhannas Pilih Tim 9 Presidium Formatur

Mengacu pada Pasal 22 Anggaran Rumah Tangga AD/ART IKAL Lemhannas, Munas Khusus yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada 28 November 2025 menetapkan Dr. Amran Aminullah sebagai Ketua Tim 9 Presidium Formatur. Kesembilan anggota presidium ini bertugas menyusun struktur pengurus DPP IKAL Lemhannas periode 2025–2030 dan segera mendaftarkan hasilnya ke Kementerian Hukum dan HAM.

Adapun anggota Tim 9 Presidium Formatur meliputi:

  1. Dr. Ir. H. M. Amran Aminullah, SP, MM – Ketua
  2. Dr. Hj. Nieta Hidayani, MM, MBA, MAI – Sekretaris
  3. Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes, MSc.PH., Ph.D
  4. Prof. Dr. I Nyoman Sudyana, M.Sc.
  5. Dr. Jan Samuel Maringka, SH, MH
  6. Prof. Dr. Drs. Rajab Ritonga, BA, MS
  7. Dr. Drs. Abdul Rahman Sabara, MS.IS., MH
  8. Dr. Nuning Rodiyah, M.Pd.I
  9. Prof. Dr. Ir. Sri Puryono, KS, MP

Tim ini diberi mandat penuh oleh forum untuk memulihkan marwah IKAL Lemhannas dan menghindari kevakuman organisasi.

Forum Borobudur Didukung 20 DPD dan 42 DPA IKAL

Ketua OC, Dr. Redy PS, menjelaskan, Forum Borobudur lahir dari prakarsa sejumlah alumni Lemhannas yang dipimpin Prof. Sukri Palutturi bersama delapan inisiator lainnya. Mereka membentuk Tim Reformasi Penyelamatan Marwah Organisasi sebagai respons atas mandeknya MUNAS V. Dukungan terhadap forum ini terus menguat, termasuk dari DPD Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara yang hadir melalui surat mandat saat Rakornas Forum Komunikasi DPD–DPA IKAL di Jakarta.

Sebanyak 20 DPD yang menyatakan dukungan berasal dari Sumut, Sumbar, Bengkulu, Kepri, Lampung, Babel, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, NTT, Kaltim, Kalteng, Kalsel, Kalbar, Kaltara, Sulsel, Sultra, Sulteng, dan Sulbar. Dukungan juga datang dari 42 angkatan alumni Lemhannas yang tergabung dalam DPA.

Seruan Persatuan Alumni Lemhannas

Dr. Amran yang kini memimpin Tim Presidium menyerukan persatuan seluruh alumni Lemhannas demi menjaga marwah organisasi dan memperkuat ketahanan nasional.

“Ini saatnya kita kembali pada ruh IKAL Lemhannas sebagai katalisator keutuhan bangsa. Semua alumni harus bersatu, menjaga NKRI, dan membangun tata kelola organisasi yang sehat dan bermartabat,” tegasnya.

Langkah Forum Borobudur ini menandai fase baru dalam dinamika organisasi IKAL Lemhannas, yang tengah berupaya menata ulang kepengurusan demi menjaga kredibilitas dan keberlanjutan peran strategisnya dalam pembangunan nasional.

 

Komentar