Rabu, 17 Juni 2026 | 18:45
COMMUNITY

Jadi Perayaan Natal Terbesar di Indonesia, SUGBK Dipadati Jemaat GTI

Jadi Perayaan Natal Terbesar di Indonesia, SUGBK Dipadati Jemaat GTI
Suasana perayaan natal Gereja Tiberias Indonesia (GTI) di SUGBK Jakarta (Dok Askara)

ASKARA - Gereja Tiberias Indonesia (GTI) kembali menyelenggarakan perayaan natal pada Sabtu petang (6/12). Sama seperti tahun-tahun sebelumnya lokasi perayaan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pantauan Askara di lapangan, sejak siang hari ribuan umat Kristen terus berdatangan memadati kompleks GBK. Meski ibadah perayaan natal baru dimulai pada pukul 18:00, jemaat Tiberias yang berasal dari sejumlah kota yang ada di dalam dan luar pulau jawa tampak antusias memadati area tribun dan lapangan sepak bola SUGBK.

Semakin malam, jemaat GTI tak berhenti berdatangan untuk berpartisipasi dalam kesaksian pujian yang dipimpin oleh 5000 choir, prosesi perjamuan kudus, dan meresapi pesan profetik yang disampaikan oleh pendiri dan Gembala Sidang GTI Pdt. Dr. Darniaty Pariadji.

Salah satu momen yang ditunggu jemaat dalam perayaan kali ini adalah prosesi "Terang Lilin" dengan iringan lagu Malam Kudus. Penerangan di SUGBK kemudian dipadamkan dan diganti dengan cahaya dari lilin kecil yang dipegang oleh ratusan ribu jemaat.

Puncak perayaan natal terjadi di pengujung perayaan, di mana kru GTI menyuguhkan pertunjukan lighting dan kembang api sebagai tanda berakhirnya acara natal GTI.

*Peningkatan Pelayanan*

Setiap tahunnya masyarakat dari interdenominasi gereja ikut serta dalam perayaan natal GTI. Saat konferensi pers yang digelar pada sore hari Ketua Pengarah Acara Natal GTI, Pendeta Daniel Kosasih, menuturkan jumlah peserta acara perayaan natal kali ini mengalami peningkatan signifikan. Demi menyiasati jumlah peserta yang masif, pihaknya telah meningkatkan jumlah fasilitas pendukung di sejumlah titik yang ada di ringroad SUGBK.

"Kami tetap memerhatikan fasilitas, seperti ada penambahan toilet umum, menyiapkan pos medis, ambulan, dan tenaga medis. Selebihnya adalah fasilitas led seperti yang pernah kita alami sebelumnya maka ada penambahan kapasitas baik di tribun atas dan area sekitar panggung. Kita juga menyiapkan area-area di sekitar ringroad sehingga fasilitas audio dan video juga sudah kita siapkan," kata Daniel.

Untuk dukungan keamanan, lanjut Daniel, GTI juga membentuk pengamanan internal (pamdal) dengan kekuatan 250 orang. Sedangkan dari pihak eksternal GTI bekerjasama dengan Polda Metro Jaya yang memberi dukungan sebanyak 1.600 personel.

Digelar untuk ke-23 kalinya sejak tahun 2000, tema natal tahunan GTI konsisten mengutip dari Kitab 1 Yohanes ayat 12, yang berbunyi “Semua yang menerima-Nya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah".

"Jadi memang salah satu tujuan Juruselamat ke dunia adalah mengangkat kita. Maka dengan lahirnya Yesus kita semua yang percaya dan menerimanya (diangkat) menjadi anak. Tuhan pasti menjaga, melindungi, memelihara, dan tentunya Tuhan juga akan mengundang (ke dalam) pesta di surga," jelas Juru Bicara GTI Pdt. Elfris Sirait.

 

Komentar