Rabu, 22 Juli 2026 | 05:50
COMMUNITY

Digitalisasi UMKM: Dosen Moestopo Tekankan Pentingnya Sistem ERP

Digitalisasi UMKM: Dosen Moestopo Tekankan Pentingnya Sistem ERP
Peserta Webinar Nasional bertema “Optimalisasi Operasional UMKM Melalui Implementasi Enterprise Resource Planning (Dok Askara)

ASKARA - Implementasi digitalisasi dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menjadi sorotan akademisi. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. Meiliyah Ariani, S.E., M.Ak., menyampaikan pentingnya penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai strategi penguatan bisnis UMKM di era ekonomi digital.

Hal tersebut disampaikan Dr. Meiliyah saat menjadi narasumber dalam Webinar Nasional bertema “Optimalisasi Operasional UMKM Melalui Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP)” yang digelar Rabu, 20 November 2025.

Webinar tersebut terselenggara melalui kolaborasi sejumlah kampus dan organisasi, di antaranya STIE Keuangan Perbankan dan Pembangunan Padang, Universitas Mulawarman Samarinda, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta, Universitas Sriwijaya Palembang, Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi, Universitas Nurdin Hamzah Jambi, Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Fajar Makassar, PERKIVI, PTIC, serta Toploker.com.

Dalam paparannya, Dr. Meiliyah menegaskan bahwa penerapan teknologi bukan lagi pilihan tambahan bagi UMKM, melainkan kebutuhan agar mampu bersaing dan bertahan di tengah perubahan pasar yang cepat.

"ERP tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. UMKM kini perlu mengadopsi sistem terintegrasi agar lebih efisien, akurat, dan siap bersaing dalam ekosistem digital," ujarnya.

Menurutnya, sistem ERP berperan penting dalam mengelola berbagai aspek bisnis, mulai dari keuangan, persediaan barang, sumber daya manusia, hingga penjualan. Dengan sistem terintegrasi, UMKM dapat meminimalkan kesalahan pencatatan manual, mempercepat proses kerja, dan meningkatkan profesionalisme operasional.

Meski demikian, ia mengakui bahwa implementasi ERP masih menghadapi sejumlah hambatan, mulai dari tingginya biaya awal, rendahnya literasi digital pelaku usaha, hingga resistensi terhadap perubahan sistem yang sudah nyaman dijalankan.

Sebagai solusi, Dr. Meiliyah merekomendasikan penggunaan ERP berbasis cloud yang lebih ekonomis, penyediaan pelatihan digital berkelanjutan, serta pendampingan implementasi yang disesuaikan dengan skala kebutuhan UMKM.

Di akhir sesi, ia menegaskan bahwa penerapan ERP menjadi bagian penting dari transformasi digital UMKM dalam memperkuat fondasi bisnis, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing nasional.

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program peningkatan kapasitas UMKM melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab akademik dalam pembangunan ekonomi bangsa.

 

 

Komentar