Rabu, 22 Juli 2026 | 03:05
NEWS

Warga Geram, Polsek Jatiasih Dianggap Gagal Ungkap Rangkaian Kasus Kriminal di Graha Indah

Warga Geram, Polsek Jatiasih Dianggap Gagal Ungkap Rangkaian Kasus Kriminal di Graha Indah
Ilustrasi pencurian kendaraan (Dok Erfan/AI)

ASKARA - Situasi keamanan di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, semakin memanas. Warga kehilangan kepercayaan terhadap Polsek Jatiasih setelah serangkaian kasus kriminal sepanjang tahun 2025 tak kunjung terungkap, termasuk insiden pencurian dengan pemberatan (Curas) modus pecah kaca mobil yang terjadi baru-baru ini.

Peristiwa terbaru terjadi pada Kamis malam (30/10/2025) sekitar pukul 19.49 WIB di Jl. Graha Indah III RT 003/014. Dua mobil milik tamu yang sedang berkunjung ke rumah Haji Mulyadi, tokoh masyarakat setempat, menjadi sasaran aksi kejahatan. Pelaku memecahkan kaca mobil dan menggasak dua unit laptop yang tersimpan di dalamnya.

Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi dengan Nomor Laporan LP/B/468/X/2025/SPKT.Sek. Jatiasih/Restro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya, pada malam yang sama pukul 22.30 WIB. Namun hingga dua hari kemudian, Sabtu (1/11/2025), belum ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian.

Haji Mulyadi mengungkapkan rasa kecewa dan marahnya kepada aparat.

“Saya benar-benar kecewa. Tamu kehormatan saya datang berkunjung, tapi justru jadi korban kejahatan di depan rumah saya sendiri. Ini pelecehan bagi kami sebagai warga yang selalu menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Warga menilai insiden ini bukan kasus pertama yang dibiarkan tanpa hasil. Sepanjang Januari–Oktober 2025, warga Graha Indah mencatat sejumlah tindak kriminal seperti curanmor, perampokan minimarket, penggergajian ban mobil, hingga pencurian rumah kosong — semuanya belum terungkap.

Akibatnya, warga mulai meragukan kinerja aparat Polsek Jatiasih dan berencana membentuk Satgas Keamanan Warga sebagai langkah alternatif menjaga lingkungan.

“Kalau tidak ada hasil dari laporan kami, warga siap menjaga lingkungannya sendiri,” tegas seorang perwakilan warga.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan saat ditemui tokoh warga pada Jumat sore (31/10/2025) berjanji akan menindaklanjuti laporan dan menangkap pelaku secepatnya. Namun janji itu disambut dengan skeptisisme warga yang mulai kehilangan kepercayaan terhadap aparat.

Masyarakat Graha Indah mendesak Polsek Jatiasih untuk:

Segera mengungkap pelaku pecah kaca dan tindak kriminal lainnya,

Melakukan patroli rutin di lingkungan perumahan,

Memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi warga.

“Kami hanya ingin keadilan dan rasa aman dikembalikan. Jangan sampai Graha Indah dikenal sebagai kawasan rawan kriminalitas,” tutup Haji Mulyadi mewakili warga.

 

 

Komentar