Rabu, 22 Juli 2026 | 01:20
COMMUNITY

Inspirasi Jumat, Prof. Rokhmin Dahuri: Membangun Negeri dengan Iman, Ilmu, dan Amanah Ilahi

Inspirasi Jumat, Prof. Rokhmin Dahuri: Membangun Negeri dengan Iman, Ilmu, dan Amanah Ilahi
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS (dok.askara)

ASKARA - Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang kian deras, Anggota DPR RI 2024-2029, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS hadir sebagai sosok yang meneguhkan bahwa pembangunan sejati bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi tentang jiwa bangsa yang berakar pada keimanan. 

Ia menegaskan, keberkahan sebuah negeri tidak ditentukan oleh seberapa megah gedung-gedungnya atau seberapa tinggi angka pertumbuhan ekonominya, melainkan oleh seberapa dalam iman rakyatnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Keberkahan negeri tergantung pada keimanan rakyatnya; pembangunan tanpa arah ilahi akan rapuh," tegas Rektor Universitas UMMI Bogor ini dalam quotes inspirasi pagi, dikutip Jum'at (31/10). Ia percaya bahwa fondasi spiritual adalah tiang utama dalam membangun bangsa yang tangguh, adil, dan berkelanjutan. Tanpa nilai-nilai ilahi, pembangunan akan kehilangan arah, menjadi hampa, dan mudah runtuh oleh krisis moral maupun sosial.

Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University dan tokoh nasional dalam kemaritiman, Prof. Rokhmin mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keimanan. Ia tidak hanya bicara tentang ekonomi biru dan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga tentang pentingnya menjadikan wahyu Ilahi sebagai kompas dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Prof. Rokhmin mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan kemajuan spiritual. “Ilmu yang tidak dibimbing oleh iman akan menjadi pedang bermata dua. Bisa membangun, tapi juga bisa menghancurkan,” ujarnya. 

Oleh karena itu, ia mendorong para pemimpin, akademisi, dan masyarakat luas untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam berpikir, bertindak, dan merancang masa depan.

Anggota Dewan Penasihat Ilmiah Internasional Pusat Pengembangan Pesisir dan Laut, Universitas Bremen, Jerman itu juga menekankan pentingnya peran rakyat dalam menjaga keberkahan negeri. 

Menurutnya, keimanan bukan hanya urusan pribadi, tetapi juga urusan publik. Ketika rakyat beriman, maka akan lahir budaya kerja yang jujur, kepemimpinan yang amanah, dan solidaritas sosial yang kuat. 

“Negeri yang rakyatnya beriman akan dijaga oleh langit dan diberkahi oleh bumi,” kata Duta Besar Kehormatan Kepulauan Jeju dan Kota Metropolitan Busan, Korea Selatan itu 

Dalam praktiknya, Prof. Rokhmin tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga memberi teladan. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah, serta terus mendorong sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk membangun Indonesia yang berdaulat secara ekonomi, adil secara sosial, dan kuat secara spiritual.

Kisah hidup dan perjuangan Prof. Rokhmin Dahuri adalah bukti bahwa pembangunan yang berakar pada wahyu Ilahi bukanlah utopia, melainkan keniscayaan. Ia menunjukkan bahwa iman dan ilmu bukan dua kutub yang bertentangan, tetapi dua sayap yang akan membawa bangsa ini terbang tinggi menuju keberkahan dan kemuliaan.

Dalam dunia yang sering lupa pada nilai-nilai spiritual, Prof. Rokhmin mengingatkan kita bahwa arah ilahi bukanlah penghambat kemajuan, tetapi justru penuntun menuju pembangunan yang bermakna. 

"Dan ketika rakyat beriman, maka negeri pun akan menjadi taman yang subur, tempat tumbuhnya keadilan, kemakmuran, dan kedamaian," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu.

Komentar